Krisis Politik di Lebanon
Gagal Bentuk Pemerintahan Baru, Perdana Menteri Lebanon Mengundurkan Diri
Adib ditugaskan untuk membentuk pemerintahan baru setelah pendahulunya Hassan Diab mengundurkan diri pascaledakan pelabuhan di Beirut.
SERAMBINEWS.COM, BEIRUT - Perdana Menteri Lebanon Mustapha Adib mengundurkan diri pada Sabtu (26/9/2020) setelah gagal membentuk pemerintahan baru.
Adib mengumumkan pengunduran dirinya dalam pidato yang disiarkan televisi setelah bertemu dengan Presiden Lebanon Michel Aoun di Istana Baabda di Beirut.
"Saya mohon diri untuk tidak melanjutkan tugas membentuk pemerintahan," kata Adib.
Pada 31 Agustus, Adib, mantan duta besar untuk Jerman, ditugaskan untuk membentuk pemerintahan baru setelah pendahulunya Hassan Diab mengundurkan diri setelah ledakan pelabuhan di Beirut.
Adib mendapatkan 90 suara dari 120 suara dalam konsultasi parlemen untuk membentuk pemerintahan.
Adib, 48, yang berasal dari kota Tripoli utara, memiliki gelar doktor di bidang hukum dan ilmu politik.
Pada 2000, dia menjabat sebagai penasihat dan direktur kantor Perdana Menteri Najib Mikati sampai ia diangkat menjadi duta besar untuk Jerman pada Juli 2013.(AnadoluAgency)
Berita ini tayang sebelumnya di: https://www.aa.com.tr/id/dunia/perdana-menteri-lebanon-mustapha-adib-mengundurkan-diri/1987199
• VIDEO Badai di Aceh Tenggara, Rumah Warga Porak-Poranda. Pepohonan dan Tiang Listrik Tumbang
• Apesnya Rossi di MotoGP Catalunya, Crash di Lap Ke-16 Saat Kuntit Quartararo yang Akhirnya Juara
• Tips Bikin Telur Dadar Mengembang ala Warteg, Telur 3 Butir, Jangan Tambahkan Tepung, Dijamin Jadi
• Kisah Wanita Palestina Alami Pelecehan Seksual di Penjara Israel
• Pemuda Mesir Kembangkan Bahan Nanoteknologi, Baju dan Masker Keren Anti Serangan Virus Corona
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/mustaphaadib.jpg)