Sabtu, 25 April 2026

Korban Meninggal Terus Bertambah

Jumlah warga Lhokseumawe dan Aceh Utara yang meninggal akibat terinfeksi Covid-19 terus bertambah

Editor: hasyim
For Serambinews.com
Sopir mobil ambulans RSU Cut Meutia Aceh Utara yang mengenakan APD lengkap mengantar jenazah asal Bireuen yang meninggal karena positif Covid-19. 

* Dua Pasien Positif Covid-19 dan 1 Reaktif

LHOKSEUMAWE - Jumlah warga Lhokseumawe dan Aceh Utara yang meninggal akibat terinfeksi Covid-19 terus bertambah. Dalam tiga hari terakhir, dua pasien Corona dan satu orang reaktif Covid-19 di dua kabupaten/kota bertetangga itu mengembuskan napas terakhir akibat virus tersebut.

Juru Bicara (Jubir) Tim Gugus Tugas Penanggulangan Covid-19 Lhokseumawe, dr Said Alam Zulfikar, Minggu (27/9/2020), mengatakan, warga kota itu yang meninggal dunia akibat Covid-19 kini menjadi tujuh orang. Angka tersebut diperoleh setelah dalam tiga hari terakhir dua pasien Corona meninggal dunia. “Keduanya pria. Satu orang meninggal pada Sabtu (26/9/2020) dan satu lagi pada Jumat (25/9/2020)," jelasnya.

Secara menyeluruh, sebut Said, warga Lhokseumawe yang terkonfirmasi positif Covid-19 sampai hari ini (kemarin-red) mencapai 140 orang. “Dari jumlah itu, 89 orang dinyatakan sembuh, delapan orang masih dirawat di rumah sakit, 36 orang sedang melakukan isolasi mandiri, dan tujuh meninggal dunia," rinci dr Said.

Pasien reaktif

Sementara itu, RH (71), pasien reaktif Covid-19 asal Desa Cot Girek, Kecamatan Cot Girek, Aceh Utara, juga meninggal dunia di Rumah Sakit Umum Cut Meutia (RSUCM) pada Minggu (27/9/2020) sekitar pukul 11.00 WIB. Petugas medis belum sempat mengambil sampel swab, karena pasien tersebut baru masuk ke rumah sakit pada Sabtu (26/9/2020) sekitar pukul 23.00 WIB. Rencananya, swab RH akan diambil Senin (28/9/2020) hari ini bersamaan dengan pasien lain.

“RH merupakan pasien rujukan dari RSU Bunga Melati Lhokseumawe dengan keluhan demam, sesak napas, dan penyakit lambung,” ujar Humas RSUCM, Jalaluddin MKes, kepada Serambi, kemarin. Setibanya di rumah sakit, pasien tersebut langsung dirapid dan hasilnya reaktif. “Kendati belum diambil swab, tapi kondisi pasien itu sudah menjurus ke Covid dan ia diisolasi di ruang Pinere bersama pasien positif lain,” timpalnya.

Walau belum ada hasil swab, tambah Jalaluddin, fardhu kifayah terhadap pasien tersebut tetap dilakukan sesuai dengan protokol kesehatan sebelum diserahkan kepada tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Aceh Utara untuk dikebumikan. “Pasien kita antar dengan ambulans tadi (kemarin-red) ke Cot Girek dan kemudian kita serahkan kepada tim gugus,” kata Jalaluddin seraya menyatakan keluarga pasien juga tidak keberatan dengan tindakan yang dilakukan oleh tim medis. 

Ajak Masyarakat Selalu Terapkan Protkes

Pada kesempatan yang sama, Juru Bicara (Jubir) Tim Gugus Tugas Penanggulangan Covid-19 Lhokseumawe, dr Said Alam Zulfikar, Minggu (27/9/2020), kembali mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan karena secara global kasus Covid-19 makin hari makin bertambah. "Mari selalu menerapkan protokol kesehatan (protkes) seperti menggunakan masker bila sedang di luar rumah, mencuci tangan dengan sabun sesering mungkin, dan tetap menjaga jarak,” ajaknya.

Ia juga menyebutkan, total warga Lhokseumawe yang konfirmasi Covid-19 sampai hari ini (kemarin-red) mencapai 140 orang. “Berarti ada penambahan tiga orang yang positif Corona dibanding sehari sebelumnya.” pungkas dr Said. (bah/jaf)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved