Musim Pancaroba
BMKG Ingatkan Masyarakat Waspadai Musim Pancaroba, Bisa Terjadi Hujan Es Hingga Puting Beliung
awan berwarna gelap atau hitam pekat sudah matang, di saat-saat seperti itulah biasanya, kata Zakaria sudah mulai ada suara guntur sesekali.
Penulis: Misran Asri | Editor: Nur Nihayati
awan berwarna gelap atau hitam pekat sudah matang, di saat-saat seperti itulah biasanya, kata Zakaria sudah mulai ada suara guntur sesekali.
Laporan Misran Asri | Banda Aceh
SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Bandara Sultan Iskandar Muda (SIM) Blangbintang, Aceh Besar mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai musim pancaroba atau masa peralihan.
Baik itu masa peralihan dari musim kemarau ke musim penghujan atau musim penghujan ke musim kemarau.
Hal itu disampaikan Kasie Data dan Informasi BMKG Bandara SIM Blangbintang, Zakaria Ahmad SE, kepada Serambinews.com, Senin (28/9/2020).
Menurutnya saat ini masuk masa transisi atau masa peralihan dari musim kemarau ke penghujan, atau sebaliknya yang perlu diwaspadai hujan lebat. Lalu bahaya petir, hujan es, angin kencang dan angin puting beliung.
• Alhamdulillah! 20 Pengusaha Keripik Pisang Bireuen Dapat Bantuan Menteri, Ini Jenis Bantuannya
• Simak, Tata Cara dan Niat Sholat Tahajud Sendiri serta Doa Sholat Tahajud
• Beprestasi Saat Bertugas 41 Personel Terima Penghragaan dari Kapolres Lhokseumawe
“Kondisi umum khususnya angin sebenarnya kalau kita lihat kecepatan rata-rata harian, kecepatan angin masih dalam kategori rendah atau aman antara 3 sampai 8 km/jam.
Ini kategori angin tidak membahayakan,” ujarnya
Namun di masa transisi seperti saat ini hujan yang terjadi lebih dominan akibat awan cumulonimbus (Cb) dengan ciri khas ketika tumbuh berbentuk seperti bunga kol dengan perkembangannya cepat menjulang tinggi.
Lalu ketika dasar awan berwarna gelap atau hitam pekat sudah matang, di saat-saat seperti itulah biasanya, kata Zakaria sudah mulai ada suara guntur sesekali.
Hal tersebut lanjutnya pertanda ada kemungkinan akan terjadi angin kencang, hujan deras, bisa juga hujan es, bahkan angin puting beliung,” pungkasnya.
Peringatan dari BMKG, ungkap Zakaria dalam masa transisi ini supaya mewaspadai ketika melihat ciri-ciri seperti itu.
Sebaiknya, ujar Kasie Data dan Informasi BMKG Bandara SIM Blangbintang ini, mencari perlindungan ke tempat yang lebih aman bila melihat awan hitam pekat yang sudah mulai ada suara gluduk atau sudah mulai berhembus angin yang terasa dingin. “Peringatan ini juga berlaku untuk para pelaut agar segera menepi,” sebutnya.
Kondisi tersebut, ungkap Zakaria dapat terjadi di seluruh Aceh dan diperkirakan gejala atau fenomena seperti itu dapat terjadi hingga memasuki musim hujan yang diperkirakan pada akhir minggu pertama atau di awal minggu kedua di bulan Oktober 2020.(*)