Breaking News:

Sandingkan Foto Wapres Ma'ruf Amin dan Kakek Sugiono, GP Anshor Tanjungbalai Laporkan Pemiliki Akun

Penyebabnya, pemilik akun tersebut memposting kalimat diduga penghinaan terhadap Wakil Presiden RI, Ma'ruf Amin, yang juga Rais Aam PBNU.

Editor: Faisal Zamzami
TRIBUN MEDAN/HO
POSTINGAN di akun facebook atas nama Oliver Leaman S yang sempat discreenshoot oleh Ketua GP Anshor Tanjungbalai, Salman Al Hariz Saragih. Postingan itu dilaporkan ke Polres Tanjungnalai atas kasus dugaan penghinaan terhadap Wakil Presiden RI, Ma'ruf Amin. 

SERAMBINEWS.COM, TANJUNGBALAI - Gerakan Pemuda (GP) Anshor Kota Tanjungbalai melaporkan sebuah akun Facebook bernama Oliver Leaman S ke Polres Tanjungbalai.

Penyebabnya, pemilik akun tersebut memposting kalimat diduga penghinaan terhadap Wakil Presiden RI, Ma'ruf Amin, yang juga Rais Aam PBNU.

Di dalam postingan akun Facebook atas nama Oliver Leaman S yang berhasil di screenshoot, tertulis kalimat berikut:

"Jangan kau jadikan dirimu Ulama tetapi kenyataannya kau penjahat agama.

Diusia Senja Banyaklah Berbenah untuk ketenangan di Alama Barzah.

Selamat melaksanakan Ibadah Shalat Jumat" dan

Dalam postingan itu, pemilik akun juga menampilkan foto Wakil Presiden RI Ma'ruf Amin yang disandingkan dengan foto aktor porno asal Jepang, Shigeo Tokuda alias Kakek Sugiono.

Namun, kini status tersebut sudah dihapus oleh pemilik akun.

Menurut Ketua GP Anshor Tanjungbalai, Salman Al Hariz Saragih, pemilik akun Facebook tersebut diduga adalah SM (36) warga Kelurahan Keramat Kubah, Kecamatan Sei Tualang Raso, Kota Tanjungbalai.

"Alhamdulillah, kami sudah buat laporan pada Jumat malam Sabtu lalu ke Polres Tanjungbalai berupa pengaduan masyarakat.

Adapun yang kami laporkan adalah akun Facebook atas nama Oliver Leaman S, yang statusnya telah menghina Kiyai Haji Ma'ruf Amin yang juga Wakil Presiden RI," jelas Salman, Selasa (29/9/2020).

"Kami keberatan atas status di akun Facebook tersebut," tegasnya.

Salman menyatakan bahwa, laporan terhadap akun media sosial (medsos) tersebut untuk memberikan efek jera sekaligus contoh kepada masyarakat banyak untuk tidak sembarangan menggunakan medsos.

"Harapannya ini sebagai peringatan, bukan kepada dia saja, tapi kepada seluruh masyarakat Indonesia, untuk hati-hati dalam menggunakan medsos dan hindari penyebaran berita hoax, yang pada akhirnya meresahkan," sebutnya.

Wanita Rusak Pernikahan Sang Mantan, Teriak-teriak Ngaku Sedang Mengandung Anak Mempelai Pria

Sosok Polisi yang Hentikan Pidato Gatot Nurmantyo di Acara KAMI, Polda Jatim Ungkap Alasannya

Halaman
12
Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved