Breaking News:

Kilas G30S PKI

Sejarah Pasukan Cakrabirawa, Pengawal Presiden Soekarno, Ikut Habisi 7 Jenderal TNI dalam G30S/PKI

Berbicara mengenai peristiwa G30S/PKI, tentu tidak lepas dari peran Pasukan Cakrabirawa, di mana dalam sejarah tega menghabisi nyawa tujuh jenderal TN

Editor: Faisal Zamzami
Tribunnews.com
Bung Karno saat memeriksa pasukan Cakrabirawa (tribunnews.com) 

Pasukan Cakrabirawa

Menurut Soekarno dalam buku Bung Karno: Penyambung Lidah Rakyat Indonesia (2018) karya Cindy Adam, Pasukan Cakrabirawa berkekuatan 3.000 personel yang berasal dari keempat Angkatan Bersenjata.

Setiap anggotanya berasal dari pasukan yang andal.

Susunan Resimen Cakrabirawa, sebagai berikut:

- Komandan Cakrabirawa : Letnan Kolonel CPM Sabur

- Wakil Komanadan Cakrabirawa : Letnan Kolonel CPM Maulwi Saelan

- Kepala staf : Letnan Kolonel Infanteri Maraokeh Santoso

- Asisten I Resimen Cakrabirawa : Letnan Kolonel CPM Harun dibantu oleh Kolonel Ali Ebram

- Asisten II Resimen Cakrabirawa : Letnan Kolonel Infanteri Sudjanadi dibantu Mayor Sutarjo dan Mayor Suwondo

- Asisten III Resimen Cakrabirawa : Letnan Kolonel Infanteri Maraokeh Santoso

- Asisten IV Resimen Cakrabirawa : LetnanKolonel KKO Prawoto yang kemudian diganti oleh Letnan Kolonel Infanteri Rifai

S
Paspampres melakukan sterilisasi dengan anjing pelacak sebelum acara pelantikan presiden dan wakil presiden di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Minggu (20/10/2019)(GARRY LOTULUNG)

Cikal bakal Paspampres

Tidak semua pasukan Cakrabirawa sebagai oknum dalam G30S/PKI.

Namun, aksi Letkol Untung dan Lettu Dul Arif yang merupakan motor utama dalam aksi penculikan Jenderal Pahlawan Revolusi, nama Cakrabirawa tercorang dalam pemerintahan Orde Baru.

Setelah dikeluarkannya Surat Perintah II Maret 1966 atau Supersemar, Resimen Cakrabirawa dibekukan atau dibubarkan pada 28 Maret 1966.

Tugas untuk menjamin keselamatan pribadi Presiden beserta keluarganya diserahkan dan digantikan oleh Satgas Pomad (Polisi Militer Angkatan Darat).

Dalam masa pemerintahan Soeharto, pasukan Angkatan Darat kemudian membentuk lagi Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) yang sampai saat ini masih bertugas menjaga Presiden dan Wakil Presiden beserta keluarganya.

Hari jadi Paspampres diperingati setiap tanggal 3 Januari.

Penetapan hari jadi ini, diambil dari peristiwa bersejarah.

Di mana Pasukan Pengawal Pribadi Presiden berhasil menyelamatkan presiden dan wapres serta keluarganya dari Jakarta menuju Yogyakarta pada 3 Januari 1946.

Puluhan Pemuda Pecinta Ulama di Abdya Gelar Aksi Diam & Damai, Jalan Kaki Hingga Bagikan Masker

Letjen MT Haryono, Calon Dokter yang Tewas Ditembak Pasukan Cakrabirawa dalam Peristiwa G30S/PKI

11 Orang Tewas akibat Pembantaian di Wilayah Kartel Narkoba Meksiko

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Mengenal Pasukan Cakrabirawa, Pengawal Presiden Soekarno"

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved