Breaking News:

CIA Akui Lakukan Kudeta Licik di 7 Pemerintahan Ini, Demi Jadikan Kepala Negara 'Boneka' Mereka

Beberapa pemimpin negara, baik diktator dan pemimpin negara demokrasi, ditangkap di tengah Perang Dingin AS dan Uni Soviet.

Intisari online
CIA 

SERAMBINEWS.COM - Masih teringat jelas era Perdana Menteri Iran Muhammad Mossadegh diturunkan setelah jenderal AS terbang ke Iran dan bertemu dengan beberapa orang penting di Iran.

Saat militer Iran ragu, jutaan dolar segera dikirim ke Teheran untuk membeli pendukung Mossadegh dan biayai protes jalanan.

Militer Iran kala itu sudah tahu jika keseimbangan kekuatan telah berganti, kemudian menangkap perdana menteri, yang akan hidup seumur hidupnya menjadi tahanan rumah.

Itu merupakan salah satu sejarah CIA dalam lakukan kudeta licik di Iran.

Namun, rupanya kudeta mengerikan itu tidak hanya terjadi di Iran saja.

Beberapa pemimpin negara, baik diktator dan pemimpin negara demokrasi, ditangkap di tengah Perang Dingin AS dan Uni Soviet.

Posisi mereka terancam, bahkan hidup mereka pun dalam bahaya.

Pasalnya, CIA terbukti mencoba memasang "boneka" sebagai kepala negara.

CIA pun mengakui hal ini dengan terang-terangan, salah satunya mengenai kudeta pada 1953 lalu.


Mohammad Mossadegh
Mohammad Mossadegh (britannica.com)

Warisan mengerikan mengenai keterlibatan AS dalam tujuh kudeta mengerikan ini emnjadi rahasia umum CIA dalam ketegangan politik internasional.

Halaman
1234
Editor: Faisal Zamzami
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved