Breaking News:

Berita Pidie

Fakta 6 ABG 4 Hari di Rumah Kosong, Bersetubuh hingga Ganti Pasangan, Wabup Pidie Minta Dihukum    

Mereka diduga telah empat hari melakukan perbuatan haram di rumah kosong tersebut, hingga akhirnya digerebek warga.

Penulis: Faisal Zamzami | Editor: Faisal Zamzami
Ilustrasi 

SERAMBINEWS.COM, PIDIE - Masyarakat di sebuah gampong di Kecamatan Kembang Tanjong, Pidie menggerebek sebuah rumah kosong.

Warga mengamankan enam muda-mudi dari salah satu rumah kosong di kawasan itu.

Dari enam orang yang diamankan tersebut, empat di antaranya masih di bawah umur.

Kabarnya, mereka melakukan pesta seks di dalam rumah kosong tersebut.

Ketiga pasangan bersamaan melakukan persetubuhan di dalam rumah kosong.

 Bahkan parahnya lagi, enam remaja ini sempat gonta-ganti pasangan saat berhubungan badan.

 Mereka diduga telah empat hari melakukan perbuatan haram di rumah kosong tersebut, hingga akhirnya digerebek warga.

Berikut sejumlah fakta yang dihimpun serambinews.com terkait kasus pesta seks dan penggerebekan rumah kosong yang dihimpun dari warga dan aparat kepolisian:

1. Kronologi Penggerebekan 6 Remaja di Rumah Kosong

Peristiwa ini terungkap setelah warga sebuah gampong di Kecamatan Kembang Tanjong, Pidie, curiga dengan sebuah rumah kosong yang dijadikan tempat mmesum. 

Kemudian warga menggerebek rumah kosong tersebut pada Kamis 1 Oktober 2020 sekira pukul 03.00 WIB.

Warga curiga dengan aktivitas keenam remaja tersebut di rumah orang tua salah satu tersangka yang telah lama kosong.

Total ada enam orang yang diamankan  atau tiga pasangan.

Data dari Polres Pidie satu pasangan laki-laki berinisial AD (18) dan perempuan berinisial TM (19).

 Sementara dua pasangan lagi masih di bawah umur.

 Setelah itu, warga menyerahkan keenam remaja itu ke pihak kepolisian. 

 Kasat Reskrim Polres Pidie, Iptu Ferdian Chandra, mengungkapkan empat dari enam orang pelaku di antaranya masih usia anak dan putus sekolah.

"Yang masih anak empat orang sudah putus sekolah dan sudah sering melakukan hubungan tersebut (hubungan badan). Mereka broken home semua," kata Ferdian kepada wartawan, Selasa (6/10/2020).

 2. Berhubungan Intim Selama 4 Hari di Rumah Kosong

Berdasarkan informasi diperoleh Serambinews.com, Sabtu (3/10/2020) dari warga dan kepolisian, bahwa tiga lelaki dan tiga wanita melakukan hubungan layaknya suami isteri hingga dipergoki warga.

 Kemudian, ketiga pasangan tersebut dibawa ke balai gampong untuk diperiksa warga.

Hasil pemeriksaan warga, bahwa ketiga pasangan itu telah menginap di rumah kosong itu selama empat hari.

 Tak hanya itu, ketiga pasangan tersebut telah melakukan persetubuhan tiga kali.

Ferdinan mengatakan keenam tersangka itu mengaku melakukan hubungan badan satu dan lainnya atas dasar suka sama suka.

"Mereka saling bercinta karena suka sama suka," jelas Ferdian.

Nvidia Bangun Superkomputer Paling Kuat di Inggris, Program Kecerdasan Buatan

 Viral Video, Diduga RSUD Aceh Jaya Tolak Pasien, Ini Penjelasan Pihak Rumah Sakit

 3. Diamankan Polisi dan Diserahkan ke Satpol-PP dan WH

Kapolres Pidie, AKBP Zulhir Destrian SIK MH, melalui Kasat Reskrim, Iptu Ferdian Chandra MH, kepada Serambinews.com, Sabtu (3/10/2020) mengatakan, ketiga pasangan yang melakukan hubungan layaknya suami isteri telah diamankan polisi.

 Satu pasangan laki-laki berinisial AD (18) dan perempuan berinisial TM (19).

 Sedangkan dua pasangan lagi masih di bawah umur.

 Ia menyebutkan, ketiga pasangan tersebut mengaku telah melakukan perzinaan empat kali.

 Warga menyerahkan ketiga pasangan itu ke Kantor Satpol-PP dan WH Pidie.

Pihak WH berkoordinasi dengan Tim Perlindungan Perempuan dan Anak (TP2A) Pidie.

Dia mengatakan keenam tersangka ditahan di Rutan Polres Pidie.

Menurut Ferdinan, polisi mempercepat penyelidikan dan pemberkasan karena empat tersangka masih di bawah umur.

"Kasusnya sedang kita lakukan penyidikan dan pemberkasan karena mereka anak, makanya harus cepat," ujarnya.

4. Pernah Bersetubuh di Tempat Lain hingga Berganti Pasangan

 Bahwa, tiga perempuan itu pernah melakukan persetubuhan di tempat lain dengan berganti pasangan (seks bebas).

" Tiga perempuan itu pernah berhubungan di tempat lain dengan laki-laki lain yang dominan masih di bawah umur," jelas Iptu Ferdian.

Ia menyebutkan, ketiga pasangan itu akan dibidik dengan pasal 25 Juncto pasal 23 dan pasal 37 Qanun Aceh Nomor 6 Tahun 2014 tentang hukum jinayat.

" Kita imbau kepada orang tua untuk menjaga anak sehingga tidak terjerumus kepada pergaulan bebas," jelasnya.

 5. Wakil Bupati Pidie Minta Pelaku Diproses Hukum

Kasus tiga pasangan 'ngamar bareng' alias ‘pesta seks’ selama empat hari di salah satu rumah kosong kawasan Kecamatan Kembang Tanjong mendapat sorotan Wakil Bupati (Wabup) Pidie, Fadhlullah TM Daud ST.

Wabup mengaku sangat prihatin dengan kasus itu dan meminta segenap masyarakat untuk dapat memfokuskan perhatian bersama atas ulah remaja yang telah melenceng dari norma agama tersebut.

"Ini menjadi perhatian dan catatan kita bersama dengan melibatkan semua pihak atas keprihatinan tindakan remaja yang telah melampaui kapasitas norma agama," ucap Fadhlullah TM Daud ST kepada Serambinews.com, Senin (5/10/2020).

Secara hukum, jelas Wabup, mereka semua harus ditindak sesuai aturan yang berlaku.

 Selain itu, juga harus direhab mentalitas sebagaimana yang berlaku di tempat serta kearifan lokal.

“Aparat penegak hukum dapat melakukan tindakan proses hukum sebagai kewenangannya.

Atas munculnya kasus ini, setidaknya menjadi kajian dan bahan refleksi bagi kita semua, para pemimpin, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta kalangan orang tua,” urainya.

 Menurut Fadhlullah TM Daud, peran besar selain orang tua, menjadi hal mutlak harus di lakukan masyarakat gampong dalam penguatan karakter anak muda atau remaja dengan memperkuat lembaga lembaga pendidikan yang ada dalam gampong.

"Gampong-gampong perlu mencanangkan kembali gerakan untuk memakmurkan masjid dan meunasah agar senantiasa mencintai tempat ibadah," ujarnya.(*)

Dana Insentif Petugas Medis Tangani Covid di Aceh Singkil belum Cair, Kadiskes: Sedang Pengusulan

Satu Unit Rumah di Peusangan Selatan, Bireuen Ludes Terbakar, Enam Jiwa Kehilangan Tempat Tinggal

Pandemi Covid-19, Kemenag Pidie Persiapkan UTS Sistem Daring dan Luring, Ini Caranya

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved