Breaking News:

Berita Aceh Tamiang

Pamtup Bupati Aceh Tamiang Meninggal, Sempat Jalani Operasi Pengangkatan Limpa

Almarhum menghembuskan nafas terakhir sekira pukul 07.16 WIB, saat menjalani perawatan lanjutan di RS Murni Teguh, Medan.

Dok Humas Pemkab Aceh Tamiang
Almarhum Brigadir Muhammad Faisal saat mengenakan pakaian dinas Polri. Tiga bulan terakhir, dia ditugaskan sebagai Pamtup Bupati Aceh Tamiang. 

Laporan Rahmad Wiguna | Aceh Tamiang

SERAMBINEWS.COM, KUALASIMPANG – Innalillahi wainna ilaihi rajiun! Brigadir Muhammad Faisal (32), petugas pengamanan tertutup (Pamtup) Bupati Aceh Tamiang meninggal dalam perawatan di rumah sakit di Medan, Sumatera Utara, Rabu (7/10/2020).

Almarhum menghembuskan nafas terakhir sekira pukul 07.16 WIB, saat menjalani perawatan lanjutan di RS Murni Teguh, Medan.

Personel Polres Aceh Tamiang ini dilaporkan menderita tumor di bagian limpa dan sudah sempat menjalani operasi pengangkatan limpa. Penyakit ini membuat almarhum tidak aktif bertugas sejak dua bulan terakhir.

“Dia sebenarnya baru, kalau tidak salah baru tiga bulan di sini menggantikan petugas lama. Selebihnya, dia saya suruh istirahat karena memang ada sakit di limpanya,” kata Bupati Aceh Tamiang, Mursil kepada Serambinews.com, Rabu (7/10/2020).

Meski terbilang singkat, pola kerja Faisal, dinilai Bupati Mursil, cukup bagus. Sosok bintara ini dikenal cekatan, sopan, dan penuh tanggung jawab.

BPBD Aceh Besar Evakuasi dan Musnahkan Sarang Tawon di Lembah Seulawah

Febi Penagih Utang Istri Kombes Divonis Bebas: Saya yang Diutangi, Saya yang Dipidana

Semangat Babinsa Koramil Samudera Terjun ke Sawah Bantu Petani Tanam Padi di Aceh Utara

Secara pribadi, Mursil mengaku sangat kehilangan. Terlebih dia sempat melarang Faisal menjalani operasi pengangkatan limpa.

“Saya bilang, nanti kalau Covid-19 sudah reda, saya antar ke Penang. Tapi dia bilang sakit sekali, tidak tahan,” ungkapnya.

Jenazah almarhum rencananya dikebumikan di rumah keluarganya di Sungai Liput, Kecamatan Kejuruanmuda, Aceh Tamiang. Almarhum meninggalkan seorang istri dan dua anak.

“Saat ini, jenazah masih di Medan, begitu sampai di rumah keluarga, kami akan ke sana,” tutup Mursil.(*)

Penulis: Rahmad Wiguna
Editor: Saifullah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved