Senin, 11 Mei 2026

Viral Medsos

Heboh Pengobatan Alternatif Pasien Covid-19, tak Terapkan Protokol Kesehatan Hingga Respon Netizen

Tapi mirisnya, pengobatan tersebut justru tidak menerapkan protokol kesehatan sebagaimana yang telah dianjurkan oleh pemerintah.

Tayang:
Penulis: Firdha Ustin | Editor: Muhammad Hadi
TikTok @auliashafiraa07
Pengobatan Alternatif Sembuhkan Covid-19 Ini Dikecam Warganet 

SERAMBINEWS.COM - Virus corona menjadi topik terhangat sejak awal Januari 2020 lalu.

Virus ini seketika menjadi teror mengerikan bagi masyarakat di dunia, terutama setelah merenggut nyawa lebih dari satu juta orang.

Satu hal yang kian dikhawatirkan adalah karena virus ini terus mencari mangsa, sementara obatnya hingga kini belum juga ditemukan.

Berbagai pengobatan alternatif pun semakin bermunculan alih-alih bisa mengobati infeksi virus ini.

Tapi mirisnya, pengobatan tersebut justru tidak menerapkan protokol kesehatan sebagaimana yang telah dianjurkan oleh pemerintah.

Seperti baru-baru ini, pengguna akun TikTok @aulishafira07 menceritakan jika dirinya dinyatakan positif corona.

Postingannya itu pun kemudian di unggah kembali lewat akun Twitter @ninanenen, Sabtu (10/10/2020) sehingga menjadi viral di media sosial.

Viral Video Ketua DPRD Salah Lafalkan Pancasila di Depan Mahasiswa Hingga Diketawain

Viral Pesan Minta Tolong Lewat Kertas Tertangkap Kamera, Bagaimana Kondisi Najwa Shihab Sebenarnya?

"Positif COVID19 tapi berobat ke Kiyai dan antriannya sepadet itu,"tulis @ninanenen di cuitan video yang diunggahnya di Twitter .

Lewat video berdurasi 15 detik, video itu telah di tonton lebih dari 200 ribu kali tayangan dari para warganet dan terus menimbulkan pro dan kontra lantaran tidak menerapkan protokol kesehatan.

Awalnya, pemilik akun @auliashafira07 menceritakan jika ia dan suaminya dinyatakan positif Covid-19.

Ia pun berniat untuk berobat ke salah satu pengobatan alternatif yang diobati oleh seorang kyai.

"Hari ini aku mau berobat ke pa kyai dipuri. Berobat karna positif Covid," ungkap @auliashafira07.

Dengan suasana gelap malam, keduanya bergegas dengan mengendarai sepeda motor untuk menuju ke lokasi pengobatan alternatif tersebut.

"Di jalan sambil baca-bacaan semoga makin membaik karna ini udh yang kesekian kalinya," ungkapnya lagi dalam video yang memperlihatakan ia sedang dibonceng di sepeda motor.

Viral - Suami-Istri Anggota DPRD Pekalongan Bagi-bagi Uang saat Demo Buruh

Setibanya di lokasi pengobatan, suaminya tampak menunaikan kewajiban beribadah terlebih dahulu sebelum menjalankan pengobatan.

"Ditemani suami pastinya karna dia juga positif jd kita berobat bareng. Sholat isya dulu sebelum perobatannya dimulai," timpalnya lagi.

Saat mengantri menunggu giliran, pemilik akun @auliashafira07 mengungkapkan jika ia agak lama menunggu. Bahkan, ia menambahkan jika keduanya tiba di kediamannya tepat pukul 00:17.

Lanjutnya, sang kyai terlebih dahulu mengobati pasien yang lebih tua dan yang memiliki riwayat sakit parah.

"Lumayan lama soalnya pa kyai nyembuhin dari yang pake kursi roda dulu baru cewe-cewe abis tu yang cowo-cowonya," ungkapnya lagi.

Di video selanjutnya, ia sempat merekam suasan di sekitar lokasi pengobatan. Tampak ramai dan seluruh pengunjung tidak menerapkan protokol kesehatan.

VIRAL Pramugari Gendong Bayi Selama Penerbangan dalam Pesawat, Evi Rahmadani Beri Penjelasan

Menurut penuturannya, pasien yang ikut berobat juga banyak yang terjangkit positif Covid-19.

"Disini juga banyak yang positif tapipa kyainya gapercaya covid dan dia ngobatin beribu pasien tanpa masker dan sarung tangan karena kata dia 'kalo covid ada ni gua udh kena juga karna gua udh ngobatin ribuan pasien covid'," timpalnya lagi.

Sebutnya lagi, pengobatan ini tidak dipungut biaya sekalipun.

"Mungkin yang anak puri tau pa kyai siapa yang ikhlas bgt ngobatin pasien nya tanpa bayar sepeserpun apalagi kalo anak majelis dzikir assmawaat al-maliki," sebutnya.

Unggahan ini pun seketika mendapat respon beragam dari warganet.

Mayoritas di antaranya sangat menyanyangkan jika pengobatan tersebut tidak menerapkan protokol kesehatan sebagaimana yang telah dianjurkan oleh pemerintah.

Sepeda Lipat Listrik Viar Panama Diluncurkan, Ini Harga dan Spesifikasinya

VIRAL Wanita Mengaku Simpanan Anggota DPR Tolak Omnibus Law: Pilih Revisi atau Diadukan ke Istri?

"Bentar, bentar.... Pak Kyai ga percaya COVID tapi mengobati yg positif COVID? ," komentar akun @senjatanuklir.

"Wkwk harusnya pemerintah manggil kiyai ini nih bikin resep covid, trus ke Amerika juga sembuhin orang2 Covid. Ke German, Rusia. Masyaallah lah pokoknya mah pak kyai," komentar @Lalaost.

"Maksudnya, pak kyai itu gak percaya covid, tp bersedia menyembuhkan org2 (yg katanya divonis) covid. Bagi pak kyai, penyakit yg dinamai covid itu bukan covid. Bisa jadi dia menamainya Civod (sejenis penyakit baru yg bisa disembuhkannya)," timpal warganet.

Beberapa warganet juga menyayangkan warga yang mengikuti pengobatan ini.

"Ga heran sih, kmrn sempet ikut webinar, byk penyakit serius di Indonesia yg terlambat ditangani dan akhirnya gak tertolong yaa karena orang kita masih percaya sama pengobatan2 macem gini, dan ga semua yg milih tu yg ga berpendidikan, tingkat pendidikan ga menjamin milih pengobatan yg tepat," ujar @balonkuada_5.

"Pa kiyai gapercaya covid tp kok ya bisa"nya ngmg uda ngobatin ribuan org covid. Jd apa yg diobatin bambanggg??," komentar @kevinchristonar. 

Ini 10 Tanda Mantan Pacar tak Mau Balik Lagi ke Hatimu

VIRAL Wanita Mengaku Simpanan Anggota DPR Tolak Omnibus Law: Pilih Revisi atau Diadukan ke Istri?

Hingga kini, postingan tersebut telah disukai lebih dari dari  2,9 ribu kali like dan telah di-retweet sabanyak 3,3 ribu kali oleh pengguna Twitter.  

Sementara itu, kolom komentar terus dibajiri oleh warganet yang tidak setuju dengan pengobatan alternatif ini. (Serambinews.com/Firdha Ustin)

Baca juga berita populer lainnya

KEJAM! Ibu Ini Kurung Bayinya dalam Lemari Agar Mati Kelaparan: Saat Ditemukan Sudah Kurus Kering

Rumah Ibu Muda Diperkosa dan Anaknya Dibunuh di Tengah Kebun Sawit Aceh Timur, Suami tak di Rumah

Hati- Hati! Penipuan Pura-pura Tes Sepmor, Berulang Kali Terjadi di Aceh Utara, Ada 4 Kasus

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved