Breaking News:

Update Corona di Langsa

Keluarga Korban Meninggal Warga Gampong Blang, Langsa Kota, Bantah Korban Meninggal Positif Covid-19

Keluarga korban Yus (66) waega Gampong Blang, Kecamatan Kota Langsa membantah keras keterangan Sekretaris Dinkes Langsa, yang menjelaskan Yus....

Penulis: Zubir | Editor: Jalimin
For Serambinews.com
Surat penanda tanganan persetujuan, tanpa dibacakan dan tanpa ditandatangani dokter yang merawat. 

Laporan Zubir |  Langsa

SERAMBINEWS.COM, LANGSA - Keluarga korban Yus (66) warga Gampong Blang, Kecamatan Kota Langsa membantah keras keterangan Sekretaris Dinkes Langsa, yang menjelaskan Yus meninggal positif Covid-19 sesuai hasil swab, Kamis (8/10/2020) sore lalu.

Bantahan ini disampaikan Edi Anwar, melalui keterangan tertulis, kepada Serambinews.com, Sabtu (10/10/2020)

Menurut Edi Anwar, dia selaku pihak korban yang ingin mempertanyakan hasil swab terhadap Plt Direktur RSUD Langsa, dr Helmiza Fahry SpOT, di ruang comite, Jumat (9/10/2020) dirinya belum bisa berjumpa karena alasannya sedang ada rapat.

Menurut Edi, keluarga korban Yus yang divonis pihak rumah sakit meninggal karena Covid-19 pada Kamis (8/9/2020) sore itu, dinilai mengada-ada, dan hingga dimakamkan, tidak ada hasil swab Covid-19, yang ada hanya surat persetujuan.

"Karena pada hari Kamis 8 Oktober 2020, sekira pukul 20.00 WIB, kami keluarga mendatangi ruang isolasi untuk menanyakan hasil swab, namun petugas piket disitu tidak dapat menunjukkan hasil swab, alasannya diagnosa baru saja diprint ke Banda Aceh," ujar Edi.

Terkait Demo Tolak UU Ciptakerja, Ini Kata Ombudsman RI Perwakilan Aceh

10 Pelajar Wanita Berpakaian Ketat Terjaring Razia Satpol PP dan WH Aceh Besar

Suka Gorengan dan Kopi, Hati-hati! Meski Nikmat, Penyakit Mematikan Ini Mengancam

Selain itu, menurut keterangan petugas perawat, bahwa anak korban telah diedukasi. Namun pernyataan itu dibantah anak korban bernama Surya, bahwa dirinya mengaku tidak pernah sekalipun diedukasi pihak medis bahwa tentang ibundanya terindikasi positif covid-19.

Baru satu jam sebelum ibundanya meninggal, sekitar Kamis (08/10/2020) pukul 15.00 WIB, baru dijelaskan pihak dokter dengan memvonis bahwa  ibundanya meninggal karena positif Covid-19.

Dan anehnya, jika benar korban Yus meninggal karena positif covid-19, mengapa keluarga korban ketika itu disuruh petugas medis untuk mencium almarhum Yus yang divonis covid-19, bersama keluarga lain.

"Ini sesuai penjelasan Surya yang menjaga korban (ibunya) saat itu", tegas Edi

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved