Breaking News:

Katarak Penyumbang Tertinggi Kebutaan  

Ada lima penyakit utama yang tanpa disadari dapat menyebabkan kebutaan, yaitu katarak, glaukoma, diabetic retinopati

FOTO SERAMBINEWS.COM
Fun Interaktif Podcast dengan tema “Mengenal Lebih Jauh Penyakit-Penyakit Penyebab Kebutaanan. Kegiatan dalam rangka Hari Penglihatan Sedunia ini disiarkan langsung di Facebook Serambinews,com dan Radio Serambi FM 90,2 MHz, Sabtu (10/10/2020). 

BANDA ACEH - Ada lima penyakit utama yang tanpa disadari dapat menyebabkan kebutaan, yaitu katarak, glaukoma, diabetic retinopati, kelainan kornea, dan kelainan refraksi. Dari kelima ini, katarak masih menjadi penyumbang kebutaan tertinggi baik itu di dunia maupun Indonesia termasuk di Aceh.

Hal itu menjadi bahasan “Fun Interaktif Podcast” dengan tema “Mengenal Lebih Jauh Penyakit-penyakit Penyebab Kebutaan” oleh Persatuan Dokter Mata Indonesia (Perdami) Aceh. Kegiatan dalam rangka memperingati “World Sight Day” atau Hari Penglihatan Sedunia yang diperingati tiap tahunnya pada hari Kamis minggu kedua di bulan Oktober ini disiarkan langsung di Facebook Serambinews,com dan Radio Serambi FM 90,2 MHz, Sabtu (10/10/2020).

Ada empat narasumber yang dihadirkan yaitu dr Cut Putri SpM, dr Lia M Zaini SpM (K), dr Niska Alfisyahrin SpM, dan dr Fauziah Hayati SpM. Pada kesempatan tersebut masing-masing dokter memaparkan terkait penyakit itu.

Dokter Niska Alfisyahrin SpM menyampaikan katarak merupakan penyebab nomor satu kebutaan di Indonesia. Sampai saat ini, katarak masih menyumbang kebutaan tertinggi baik di dunia, maupun Indonesia termasuk Aceh. “Jadi katarak masih menjadi penyakit yang menyumbang kebutaan tertinggi,” katanya.

Dijelaskan, katarak adalah salah satu penyakit mata yang ditandai dengan terjadinya  keruhan di lensa. Diumpakan lensa mata itu seperti kaca yang bening/jernih, maka apabila terjadi gangguan pada lensa mata itu akibatnya penglihatan dapat terganggu.

Gejala umumnya seperti penglihatan kabur, dan penyebabnya itu  katarak merupakan penyakit degenerative sehingga penyebab utama katarak usia tua.  “Jadi semakin meningkatnya usia kita maka kejernihan lensa mata kita juga semakin berkurang. Sehingga penyakitnya, makin tua kemungkinan terjadi katarak juga semakin tinggi. Tidak hanya terjadi pada orang tua, katarak juga bisa terjadi pada bayi baru lahir, ana-anak dan usia muda,” katanya.

Selain katarak, juga ada kelainan lain pada mata yang sangat bisa menyebabkan kebutaan tetapi jarang diketahui oleh masyarakat yaitu Glaukoma. Penyakit ini merupakan penyebab kebutaan nomor dua di dunia dan Indonesia setelah katarak.

Dokter Fauziah Hayati SpM memaparkan selain katarak, glaukoma juga menjadi penyakit tertinggi yang menyebabkan kebutaan, yang selama ini masyarakat kurang mengetahuinya. Glaukoma suatu penyakit yang menyebabkan kerusakan pada saraf mata, sehingga pasien akan mengalami kebutaan atau  penurunan penglihatan, sehingga tidak dapat beraktivitas seperti biasanya.

“Yang menyebabkan glaukoma ini menakutkan adalah karena kita tidak akan bisa mengembalikannya lagi apabila sudah rusak. Kalau katarak setelah dioperasi bisa bagus lagi, tetapi glaukoma apabila penderitanya datang saat stadium lanjut, kita tidak bisa melakukan apa-apa. Tapi kalau menemukan pasien pada stadium dini, kita bisa mencegah kebutaan itu. Maka itu jangan sampai jelek dulu baru datang ke dokter mata,” jelas dr Fauziah.

Disamping itu juga ada diabetic retinopati yang merupakan gangguan mata pada penderita diabetes. Dalam hal ini, dr Lia M Zaini SpM (K) menyebutkan diabetic retinopati menjadi salah satu penyebab kebutaan terbanyak karena penderita diabetes semakin hari terus meingkat. “Diabetic retinopati ini kelainan pada retina atau saraf mata yang bisa kita jumpai pada penderita diabetes yang sudah menahun dan tidak terkontrol,” sebutnya.

Halaman
12
Editor: hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved