Breaking News:

Aminullah: Banda Aceh Siap Jadi Tuan Rumah PON Aceh-Sumut 2024

Wali Kota Banda Aceh Aminullah Us­man mengatakan kota yang dipimpinnya siap menjadi tuan rumah Pekan Olah­raga Nasional (PON) XXI

Editor: bakri
FOTO HUMAS PEMKO BANDA ACEH
Wali Kota Banda Aceh Aminullah Usman beserta pejabat terkait berfoto bersama dengan Tim Pendamping Persiapan Infrastruktur PON Aceh-Sumut 2024 usai menggelar pertemuan di pendopo, Senin (12/10/2020). 

* Aminullah: Banda Aceh Siap Jadi Tuan Rumah PON Aceh-Sumut 2024

BANDA ACEH -Wali Kota Banda Aceh Aminullah Us­man mengatakan kota yang dipimpinnya siap menjadi tuan rumah Pekan Olah­raga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumatera Utara (Su­mut) 2024.

Hal tersebut disam­paikan Aminullah saat menerima audiensi Tim Pendamping Persiapan In­frastruktur PON Aceh-Su­mut 2024 yang dipimpin Ketua Harian KONI Aceh Ka­marudin Abubakar di pen­dopo, Senin (12/10/2020).

Menurutnya, menjadi tuan rumah PON bersama Sumut merupakan kesem­patan berharga dan sangat besar nilainya bagi Aceh dan Banda Aceh pada khusus­nya. “Kami sangat gembira dan berterima kasih atas penunjukan sebagai tuan rumah bersama sejumlah kabupaten/kota lainnya.”

Ia pun tak akan meny­ia-nyiakan kepercayaan yang diberikan kepada Ban­da Aceh untuk menggelar sejumlah cabang olahraga (cabor) utama seperti sepak­bola dan tenis. “Kami siap menjadi tuan rumah dan akan mendukung habis-ha­bisan untuk menyukseskan pesta olahraga terbesar na­sional ini,” katanya.

Banda Aceh sebagai ibukota provinsi, sebut Aminullah, mempunyai sa­rana dan prasarana mema­dai untuk menggelar event olahraga berskala besar. “Di antaranya kita punya dua stadion yang representatif, yakni H Dimoerthala Lamp­inenung dan Harapan Bang­sa. Selain sepakbola, beber­apa fasilitas cabor lainnya juga tersedia di sana,” ka­tanya.

Selain itu, Pemko Ban­da Aceh juga tengah mem­bangun fasilitas tenis indoor di Gampong Lambung. Di tempat yang sama, juga ter­sedia lahan yang luas untuk pembangunan venue cabor lainnya seperti panahan. “Kita juga punya gedung Banda Aceh Convention Hall yang berkapasitas 4.000 orang,” ka­tanya lagi.

Masih menurut Aminul­lah, penyelenggaraan PON 2024 akan memberi multiplier effect bagi Aceh, khususnya Banda Aceh. “Selain memban­gkitkan dunia olahraga, juga akan berpengaruh pada sek­tor ekonomi, dan kesempatan emas untuk memperkenalkan Aceh kepada nusantara dan dunia internasional,” ujarnya.

Di tempat yang sama, Ket­ua Harian KONI Aceh Kamaru­din Abubakar mengatakan, direncanakan pada PON XXI 2024 akan menggelar 56 ca­bor, dan ada kemungkinan penambahan enam cabor lagi. “Nantinya, Aceh dan Sumut akan menggelar masing-mas­ing 28 atau 31 cabang olah­raga.

Ia juga memastikan, ser­emoni pembukaan PON akan digelar di Aceh, sementara penutupan di Sumut. Adapun venue utama akan dibangun di kawasan Kuta Malaka, Aceh Besar. “Banda Aceh sendi­ri akan menggelar sejumlah cabor utama, di antaranya sepakbola, tenis lapangan/soft tennis, dayung, panah­an, tarung drajat, rugby dan woodball,” ujarnya.

Untuk menggelar ca­bor-cabor tersebut, maka akan dibangun sejumlah venue baru dan merenovasi be­berapa yang sudah tersedia. “Salah satu venue olahraga yang akan dibangun baru yakni di kawasan Lambung. Empat gedung wisma atlet juga akan dibangun di Ban­da Aceh,” ungkapnya.

Sementara yang akan direnovasi yaitu Stadion H Dimoerthala Lampineung dan Stadion Harapan Bang­sa, serta lokasi cabor dayung di kawasan Lamnyong. Pi­haknya juga mempertim­bangkan pembangunan ven­ue baru untuk cabor sepatu roda di Banda Aceh.

“Semua venue yang akan dibangun harus ber­standar internasional, se­hingga usai PON nantinya pun masih bisa tetap diper­gunakan dan tidak terbeng­kalai,” kata pria yang akrab disapa Abu Razak itu seraya mengharapkan dukungan penuh dari Pemko Banda Aceh untuk menyukseskan PON XXI 2024.(hba/*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved