Breaking News:

Kupi Beungoh

Efek Covid-19 dan Peran Pendidikan Keluarga

“Pembelajaran yang dilaksanakan oleh guru saat ini di berbagai sekolah dan madrasah belumlah proses yang ideal. Guru masih dalam tahapan belajar..”

For Serambinews.com
Muslem Daud 

“Pembelajaran yang dilaksanakan oleh guru saat ini di berbagai sekolah dan madrasah belumlah proses yang ideal. Guru masih dalam tahapan belajar...”

Oleh: Dr. Muslem Daud, M.Ed*)

PANDEMI Covid-19 yang telah mewabah hampir setahun telah menjadi momok dunia. Wabah ini telah memberikan sekat-sekat dan hubungan sosial dibatasi.

Interaksi kemitraan dan individu di hampir di semua sektor kehidupan terkendala di satu sisi. Di sisi lain, virus ini juga telah memberi dampak negatif kepada hampir seluruh aspek kehidupan, bukan hanya ekonomi, pariwisata, perindustrian, perhubungan, tetapi juga dunia pendidikan.

Alhasil, dunia pendidikan dituntut untuk menyesuaikan diri dengan kenyataan bahwa semakin besar terjadinya perkumpulan siswa/mahasiswa, maka semakin besar terjadinya kemungkinan penyebaran petaka akibat virus tersebut.

 Akhirnya pemerintah memberlakukan kebijakan untuk pemindahan proses belajar mengajar dari dunia nyata ke dunia maya yang juga disebut belajar secara virtual/online ataupun jarak jauh.

Dalam kenyataannya, guru (dan juga dosen) dituntut untuk menyampaikan pembelajaran/perkuliahan melalui mode internet.

Karena itu berbagai aplikasi online untuk menciptakan pembelajaran interaktif diciptakan. Maka lahirlah classroom virtual melalui zoom, classroom meeting, dan seterusnya.

Baca juga: Dinas Pendidikan Bener Meriah Sosialisasi Portal Rumah Belajar kepada Guru SD dan SMP

Baca juga: Wapres Maruf Amin: Vaksinasi Covid-19 Sejalan Dengan Ajaran Islam

Guru juga diminta untuk menyiapkan materi pembelajaran dalam soft copy berdasarkan Prota (Program Tahunan), Prosem (Program Semester), Silabus, kompetensi inti, kompetensi dasar pembelajaran yang ingin dicapai, materi ajar dan pembagian durasi waktu, bahan diskusi, Lembar Kerja Siswa (LKS), bahan evaluasi, dan juga bahan refleksi.

Keseluruhan atau sebagian bahan belajar mengajar tersebut siap dihubungkan ke dalam kelas online, dan guru melaksanakan pembelajaran di depan camera komputer secara jarak jauh/ model online. Lebih jauh, guru juga diminta untuk menyiapkan presentasi dan bahkan video pembelajaran sebagai bagian media pembelajaran dari materi ajar yang akan ditayangkan.

Halaman
1234
Editor: Nasir Nurdin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved