Breaking News:

Opini

`Janda Bolong' Jadi Rebutan  

Pandemi Covid-19 di negeri kita nampaknya belum akan usai dalam waktu dekat, pasalnya, jumlah angka insidensi dan kematian masih terus

Editor: bakri
`Janda Bolong' Jadi Rebutan   
IST
Sri Mulyati Mukhtar, SKM., MKM, Promotor Kesehatan Masyarakat pada RSU Cut Meutia, Aceh Utara

Namun di tengah tanaman hias yang lagi booming dengan harga ratusan juta semisal `janda bolong', dampak pandemi Covid-19 begitu menyedihkan bagi masyarakat menengah ke bawah atau yang tidak mampu. Aktivitas yang lebih banyak di rumah memberikan efek yang buruk seperti pelaku industri Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dan pekerjaan sejenis lainnya. Tentunya mereka akan kesulitan dalam menafkahi keluarganya.

Sejatinya dengan kondisi tersebut, saat ini kita harus dalam posisi  saling peduli. Inilah waktu yang tepat untuk berbagi sebagian yang kita miliki kepada orang lain yang membutuhkan. Banyak hal bisa kita lakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama, apapun bentuknya, kepedulian sangat berguna di masa sekarang.

Di tengah pandemi Covid-19 yang masih carut marut yang belum pasti kapan akan berakhir, walaupun kita berharap sejatinya penanggulangan dimulai dari lingkup kebijakan, namun tidak salahnya dimulai dari diri kita sendiri, lalu membantu sesama.  Bila setiap kita bisa melakukan ini, lalu menginspirasi sesama tetangga melanjutkan kebaikan kepada tetangga lainnya, niscaya akhirnya negeri ini akan lebih baik.

Yakinlah jika kita melakukan suatu kebaikan maka kebaikan juga yang akan kembali kepada diri kita, siapa yang menanam dia yang akan menuai hasilnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved