Breaking News:

Peusangan Siblah Krueng Bebas dari Covid-19    

Penyebaran virus Corona di Bireuen semakin meluas dan mengkhawatirkan. Kini, jumlah warga terpapar Covid-19 sudah mencapai 261

For: Serambinews.com
Juru Bicara Tim Satgas Pencegahan Covid-19 Bireuen, Husaini SH MM 

BIREUEN - Penyebaran virus Corona di Bireuen semakin meluas dan mengkhawatirkan. Kini, jumlah warga terpapar Covid-19 sudah mencapai 261 orang. Bahkan, hanya tinggal Peusangan Siblah Krueng yang menjadi satu-satunya kecamatan bebas dari Corona.

Juru bicara tim Satgas pencegahan Covid-19 Bireuen, Husaini SH MM kepada Serambi, Sabtu (17/10/2020), mengatakan, dari 17 kecamatan di Bireuen tinggal satu kecamatan yang masih aman dari penyebaran Corona yaitu Peusangan Siblah Kreung. Sedangkan 16 kecamatan lain sudah banyak warga yang terpapar karena Covid-19.

Data sementara, kata Husaini, Kecamatan Kota Juang adalah paling banyak warganya yang positif yaitu 118 orang. Disusul Peusangan 28 orang. Selanjutnya, Samalanga (21), Kuala (17), Jeumpa (16), Juli (14), dan Simpang Mamplam 10 orang.

Seterusnya, Kutablang (9), Gandapura (8), Peudada (7), Jeunieb (5), Jangka (3),  Peusangan Selatan (2), terakhir Pandrah, Peulimbang dan Makmur masing-masing satu orang.

Dari 261 warga, tambah Husaini,  107 orang sudah selesai menjalani masa isolasi dan kondisinya kini sehat. Empat orang  lainnya sedang menjalani perawatan di RSUD Bireuen,  satu orang di RS Malahayati, dan 137 orang lainnya menjalani isolasi di rumah termasuk di Seuramoe Pinere, Panti Jompo, Cot Bada Peusangan. Sementara 12 orang meninggal dunia.

Kadiskes Bireuen, dr Irwan A Gani menambahkan, tim surveilen dari sejumlah Puskesmas juga sedang melakukan pendataan ulang, serta tracking terkait bertambahnya warga Bireuen positif Covid-19 dalam dua hari terakhir. “Sebelumnya, pertambahan warga Bireuen yang positif di bawah 10 orang, tapi data Jumat sudah mencapai 100 orang,” ujarnya.

Berdasarkan penambahan dalam jumlah besar, maka tim medis dari berbagai Puskesmas langsung turun ke desa alamat warga, untuk memastikan kondisi kesehatan dan pendataan terhadap mereka yang pernah berinteraksi dengan yang sudah positif Covid-19. “Tujuan pendataan serta tracking bagian dari pencegahan dan memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Bireuen,” ujarnya.(yus)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved