Breaking News

Viral Medsos

Viral Kakek Berjualan Gantungan Kunci di Pinggir Jalan, Anti Mengemis dan Tolak Diberikan Bantuan

Ismail berusia 80 tahun, ia menjual gantungan kunci untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Kakek Ismal menjadi perhatian pengguna Twitter

Penulis: Syamsul Azman | Editor: Muhammad Hadi
Twitter @rais_shk
Ismail berusia 80 tahun, ia menjual gantungan kunci untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. 

SERAMBINEWS.COM - Seorang kakek menolak diberikan bantuan oleh warga dan memilih menjual gantungan kunci viral di media sosial.

Seorang kakek memperlihatkan semangatnya dalam bekerja, meski usianya sudah tidak muda lagi disebut menjadi inspirasi bagi orang lain. 

Bila seumuran kakek ini menghabiskan masa tuanya di rumah, berbeda dengan pria fotonya beredar luas di media sosial.

Meski tubuhnya tidak sekuat manusia muda lain, namun semangatnya tidak kalah dari anak muda pada umumnya. 

Seorang kakek berusia 80 tahun berasal dari India viral, sehingga banyak yang datang membantunya.

Sebagian besar dari mereka yang mendatangi kakek ini memberikan uang dan bantuan lainnya.

Namun kakek menolak dan mengatakan jika ingin membantu, beli saja gantungan kunci yang ia jual.

Ia menolak bantuan, karena tidak ingin dikasihani, karena dirinya masih mampu berusaha.

Baca juga: Viral Dokter Bagikan Kisah Sedih Orang Tua Saat Meninggal Anaknya Akibat Kecelakaan

Baca juga: Viral Para Pria Sengaja Ikat Sapi untuk Rekam Singa Menerkam Mangsanya, Diduga Demi Konten

Kakek yang berjualan di jalanan Mumbai, India, dikenal bernama Ismail Chacha.

Melansir dari India Times, Sabtu (17/10/2020), Ismail berusia 80 tahun, ia menjual gantungan kunci untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Kakek Ismal menjadi perhatian pengguna Twitter dan media sosial lainnya di India, karena perjuangannya cukup buat terenyuh. 

Bermodal alat bantu berjalan, Ismail menjajakan gantungan kunci pada alat bantu berjalannya. 

Jika melihat sekilas, setiap orang yang melihat akan timbul rasa iba dan ingin memberikan sedikit bantuan. 

Namun, kakek Ismail tidak pernah mau menerima bantuan, karena prinsipnya tidak berusaha keras dan menikmati hasil usaha kerasnya. 

Baca juga: VIDEO - Viral Tim Medis Berpakaian Hazmat Beri Kejutan Ulang Tahun untuk Gadis yang Sedang Karantina

Ismail viral di Twitter dan banyak yang memberikannya bantuan, namun semua bantuan tidak diterimanya secara halus.

Dengan lembut ia mengatakan, jika ingin membantunya, cukup membeli gantungan kunci yang dijajakan.

Beberapa tokoh di India melalui akun Twitter bercentang biru juga mengabari bahwa Ismail merupakan laki-laki yang baik.

Sehingga orang berdatangan dan membeli semua stok gantungan kuncinya sampai habis.

Baca juga: Pengantin Wanita Bagikan Kisah Cintanya, Lama Berpisah dengan Pacar Pertama Hingga Menikah

Baca juga: Viral Dokter Bagikan Kisah Sedih Orang Tua Saat Meninggal Anaknya Akibat Kecelakaan

Baca juga: Viral Para Pria Sengaja Ikat Sapi untuk Rekam Singa Menerkam Mangsanya, Diduga Demi Konten

Baca juga: Ibu Muda Diperkosa, Rangga Mati Syahid Bela Kehormatan Ibunya, Begini Penjelasan Ustaz Abdul Somad

Ismail mengatakan, meski ia miskin, tetapi ia hanya akan berjuang mendapatkan uang hasil jerih payahnya sendiri.

Pengguna media sosial memuji semangat kakek Ismail, karena meski usia yang tidak muda lagi, dirinya masih sanggup duduk menunggu pelanggan.

Pengguna Twitter menyebut, Ismail menjadi pemberi semangat bagi orang yang ingin melanjutkan kerja kerasnya.

Kolom komnetar pun dipenuhi ungkapan memuji semangat yang diperlihatkan kakek Ismail dan sebagian dari mereka ingin membeli gantungan kunci yang dijajakan kakek berprinsip ini. (Serambinews.com/Syamsul Azman)

Baca juga: VIDEO Berita Populer - Pemerkosaan Terhadap Ibu Muda, Hingga Penyambutan Kepulangan 3 Nelayan Aceh

Baca juga: BERITA POPULER - Ibu Muda Diperkosa dan Anaknya Dibunuh, 6 ABG Mesum 4 Hari, Pencari Bunga Tersesat

Baca juga: BERITA POPULER - Suami Meninggal Jelang Resepsi, Ayah Pindah Agama hingga Dulu Kau Menangis

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved