Breaking News:

Penanganan Covid 19

Kapolres Bener Meriah: Tekan Penyebaran Covid-19, Reje dan Masyarakat Harus Sepakat Sanksi Sosial.

Menurutnya, kesadaran dan peran setiap individu masyarakat menjadi faktor penting dalam penanggulangan sekaligus menekan angka kasus Covid-19.

Penulis: Budi Fatria | Editor: Nur Nihayati
For Serambinews.com
Kapolres Bener Meriah, AKBP Siswoyo Adi Wijaya, SIK. 

 Menurutnya, kesadaran dan peran setiap individu masyarakat menjadi faktor penting dalam penanggulangan sekaligus menekan angka kasus Covid-19. 

Laporan Budi Fatria | Bener Meriah

SERAMBINEWS.COM, REDELONG – Kapolres Bener Meriah yang juga Wakil Ketua II Satgas Penanganan Covid-19 setempat, AKBP Siswoyo Adi Wijaya SIK menegaskan bahwa Satgas tak bisa bekerja sendiri.

Satgas tidak bisa bekerja sendiri dalam hal memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di daerah ini. 

Hal itu disampaikan Kapolres Bener Meriah ini melalui Jubir Satgas Penanganan Covid-19, Khalisuddin, dalam keterangan tertulisnya, Senin (19/10/2020).

Menurutnya, kesadaran dan peran setiap individu masyarakat menjadi faktor penting dalam penanggulangan sekaligus menekan angka kasus Covid-19. 

Baca juga: Sanggar Sastra Balai Pustaka Angkatan VII Diikuti peserta dari Aceh sampai Papua

Baca juga: Skutik Honda Scoopy Sudah Bergaya Retro, Bukan Klasik Tetapi Modern

Baca juga: Kocak! Motor Alex Rins Mogok Hingga Harus Didorong Setelah Menangi MotoGP Aragon, Kok Bisa?

 “Bila ingin negara dan daerah ini terbebas dari Covid 19 serta perekonomian normal kembali, maka diharapkan semua masyarakat menerapkan protokol kesehatan 3M (Memakai Masker, Mencuci Tangan dan Menjaga Jarak) dalam melakukan rutinitas sehari-hari,” kata Kapolres. 

Memaksimalkan peran serta masyarakat dalam menangani pandemi ini, sebutnya lagi, paling efektif adalah mengarahkan semua Reje untuk membuat kesepakatan tertulis kepada semua warganya dengan mencantumkan sanksi. 

"Contoh, semua warga Kampung wajib memakai masker bila keluar rumah.

Dan apabila ada warga yang terinfeksi Covid-19, maka harus mengisolasi diri baik mandiri maupun di RS rujukan. Dan bila ada warga yang positif Covid-19 meninggal dunia, maka keluarga harus bersedia dilakukan pemulasaran jenazah sesuai protokol Covid-19,” tegas AKBP Siswoyo.

Hal itu, kata Kapolres, harus disepakati oleh seluruh masyarakat di setiap kampung, jika tidak maka sanksi yang telah disepakati harus ditegakkan. Apakah itu sanksi sosial atau sejenisnya. 

Menjalankan itu, Kapolres ini juga menyatakan sudah memerintahkan seluruh Kapolsek untuk berkoordinasi dengan Forkopimcam dan Reje Kampung agar membuat kesepakatan tertulis. 

“Intinya penguatan penerapan sanksi sosial dengan secara langsung membuat setiap warga berjanji dan mentaatinya.

Kalau ada yang melanggar, pastikan hukum sosial akan berlaku, yang bersangkutan akan malu dengan sendirinya,” ungkap Wakil Ketua Satgas ini melalui Jubir Penanganan Covid-19 Bener Meriah, Khalisuddin.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved