Breaking News:

Update Corona di Gayo Lues

Dua Pasien Positif Covid-19 Meninggal, Gayo Lues Keluar dari Zona Merah

Saat ini, Galus masuk dalam daftar daerah zona oranye penyebaran virus corona. Namun begitu, pasien positif terjangkit covid di Galus terus bertambah.

Penulis: Rasidan | Editor: Saifullah
Serambi Indonesia
Data terakhir dari Satgas Posko Covid-19 di Gayo Lues. 

Laporan Rasidan | Gayo Lues

SERAMBINEWS.COM, BLANGKEJEREN - Kabupaten Gayo Lues (Galus), dalam beberapa hari terakhir ini, sudah keluar dari zona merah Covid-19 yang ditetapkan sebelumnya oleh Pemerintah Aceh.

Saat ini, Galus masuk dalam daftar daerah zona oranye penyebaran virus corona. Namun demikian, pasien positif terjangkit Covid-19 di Galus masih terus terjadi peningkatan.

Bahkan, pasien meninggal dunia yang disebabkan positif terinfeksi Covid-19 atau Pasien Dalam Pengawasan (PDP) bertambah 2 orang di kabupaten itu, dari jumlah sebelumnya 4 warga.

Juru Bicara Pencegahan dan Penanganan Covid-19 Gayo Lues (Galus), dr Safwan Azhari kepada Serambinews.com, Selasa (20/10/2020), mengatakan, untuk saat ini sudah ada 6 warga yang meninggal dunia dan pemakamannya dilakukan sesuai dengan protokol kesehatan (protkes) Covid-19.

"Jumlah pasien terjangkit positif Covid-19 yang meninggal dunia bertambah dari jumlah sebelumnya 4 orang. Total kini ada 6 orang meninggal karena ada tambahan 2 warga yang meninggal dunia di Kutacane dan Banda Aceh," sebutnya.

Baca juga: Cinta Ditolak, Pria Lempar Tinja ke Wajah Pujaan Hati, Dengan Tubuh Penuh Hajat Korban Lapor Polisi

Baca juga: Aduh! Tahanan di Polres Terpapar Corona, Satgas Klaim Persentase Kesembuhan Covid-19 Cukup Tinggi

Baca juga: Terungkap Pelaku Penyerangan Prajurit TNI di Papua, Dilakukan Kelompok Pimpinan Lamek Taplo

Safwan menambahkan, data terakhir dari Posko Satgas Covid-19 Kabupaten Gayo Lues menyebutkan, jumlah warga yang positif Covid-19 mencapai 160 orang, sembuh 81 orang, OTG 584 orang, PDP (dirawat) 17 orang, dan meninggal 6 orang.

"Meskipun Galus sudah berada di zona oranye, masyarakat harus tetap mematuhi protkes sebelum wabah corona betul-betul berakhir," pungkasnya.(*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved