Bireuen Kota Santri
Kemenag Aceh Dukung Bireuen Jadi Kota Santri, Ini Pertimbangannya
Bireuen juga memiliki Ma’had Aly (pendidikan dayah tinggi) yang berkedudukan di Kecamatan Samalanga dan merupakan satu-satu
Penulis: Masrizal Bin Zairi | Editor: Ansari Hasyim
Laporan Masrizal | Banda Aceh
SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH – Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi Aceh, Iqbal mendukung penuh Pemerintah Kabupaten Bireuen yang ingin mendeklarasikan daerah itu sebagai Kota Santri pada upacara Hari Santri tahun 2020.
Bentuk dukungan Kemenag Aceh disampaikan melalui surat yang dikirim langsung ke Bupati Bireuen, Muzakkar A Gani pada Senin (19/10/2020).
Sementara peringatan Hari Santri di Aceh akan dilaksanakan di Bireuen pada Kamis (22/10/2020).
Kepala Kanwil Kemenag Aceh, Iqbal kepada Serambi, Selasa (20/10/2020) mengatakan pihaknya sangat sepakat apabila Bireuen dijadikan sebagai Kota Santri.
Sebab, daerah dengan julukan Kota Juang tersebut memiliki 154 pondok pesantren dengan jumlah santri mencapai 51.980 orang.
Selain itu, kata Iqbal, di Bireuen juga memiliki Ma’had Aly (pendidikan dayah tinggi) yang berkedudukan di Kecamatan Samalanga dan merupakan satu-satunya Ma’had Aly di Aceh dengan akreditasi A.
“Pesantren di sana juga membuka ruang belajar bagi santri-santri mancanegara dan memiliki pengajian rutin secara virtual yang diikuti oleh masyarakat di dalam maupun luar negeri. Saya kira sangat layak Bireuen sebagai Kota Santri,” kata Iqbal.
Ia berharap, dengan adanya dukungan ini ditambah lagi dukungan tokoh ulama, akademisi, dan tokoh masyarakat, keinginan menjadikan Bireuen sebagai Kota Santri dapat terwujud.
“Rencananya deklarasi Bireuen sebagai Kota Santri akan dilakukan oleh Plt Gubernur Aceh, Pak Nova Iriansyah pada peringatan Hari Santri nanti,” demikian Kepala Kanwil Kemenag Aceh, Iqbal.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/kakanwil-kemenag-aceh-dr-iqbal-mag-saat-kunjungan-kerja-ke-idi-rayeuk.jpg)