Breaking News:

Pemkab akan Tempati Kantor Bupati Baru

Pemkab Aceh Utara memastikan akan menempati Kantor Bupati yang baru di kawasan Landing, Kecamatan Lhoksukon, Aceh Utara

Editor: bakri
Foto: Pemkab Aceh Utara
Wakil Bupati Aceh Utara, Fauzi Yusuf. 

* Awal Desember 2020

LHOKSUKON – Pemkab Aceh Utara memastikan akan menempati Kantor Bupati yang baru di kawasan Landing, Kecamatan Lhoksukon, Aceh Utara pada awal Desember 2020. Ini adalah rencana yang kesekian kalinya disampaikan Pemkab kepada publik. Karena itu, masyarakat berharap agar janji kali ini tidak bergeser lagi seperti sebelumnya.

Sebagaimana diketahui, proyek Pembangunan Kantor Bupati dimulai November 2013 sampai 6 Februari 2016 dengan jumlah dana Rp 76 miliar yang dimenangkan PT Lince Romauli Raya dengan kontrak multiyears (tahun jamak). Namun, pembangunan kantor tersebut tahun berikutnya tidak berjalan lancar karena tidak mencukupi anggaran.

“Pemkab sangat komitmen untuk segera memindahkan operasional semua unit perkantoran dari Kota Lhokseumawe ke kawasan Landing Kecamatan Lhoksukon. Ini juga untuk menyahuti aspirasi masyarakat yang menginginkan Bupati, dan DPRK Aceh Utara segera berkantor di Ibukota,” ungkap Wakil Bupati Aceh Utara, Fauzi Yusuf kepada Serambi, Rabu (22/10/2020).

Sehari sebelumnya, Wabup didampingi Pelaksana Tugas (Plt) Sekda, Dr A Murtala, Asisten I Setdakab, Dayan Albar MAP, Asisten III Risawan Bentara MT, Asisten III Drs Adamy MPd, Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman, Ir Azmi MT, serta sejumlah Kepala SKPK meninjau ke lokasi. Kunjungan tersebut untuk memastikan realisasi pekerjaan.

“Pada pertengahan November nanti akan kita kunjungi lagi untuk memastikan kembali kemajuan pekerjaannya. Kalau memungkinkan akhir November nanti, barang-barang yang ada di Lhokseumawe sudah bisa kita angkut. Namun, jika belum juga, kita pastikan awal Desember sudah pasti kita tempati,” tegas Wabup.

Menurut Wabup, keterlambatan pemindahan operasional Kantor Bupati ke Landing, disebabkan adanya kendala pada ketersediaan anggaran. Apalagi, kemudian terjadi pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19), sehingga harus dilakukan refocusing anggaran untuk prioritas penanganan wabah. “Mudah-mudahan tidak ada hal atau kendala di luar daripada perencanaan kita,” harapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Perkim) Aceh Utara, Ir Azmi MT kepada Serambi menyebutkan, kontrak pekerjaan finishing kantor Bupati akan berakhir pada 20 Desember 2020. Namun, pihaknya akan berupaya agar bisa menyelesaikan pekerjaan finishing untuk lantai II dan lantai III sebelum kontrak berakhir.

“Realisasi pekerjaan finishing sampai sekarang sudah mencapai 85 persen lebih, dengan jumlah anggaran yang tersedia tahun ini Rp 9 miliar. Kita pastikan pekerjaan rampung sebelum kontrak berakhir,” kata Azmi.

Pada kesempatan itu, Azmi menuturkan, untuk penyempurnaan butuh anggaran tahun depan sekitar Rp 18 miliar yang akan digunakan untuk lapangan upacara, dan  untuk taman sekeliling kantor.(jaf)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved