Jumat, 10 April 2026

Berita Banda Aceh

Rutin Razia, Wali Kota Banda Aceh Akui Warga SemakinPatuh

"Kondisinya jauh berbeda dibanding saat awal-awal razia pada dua atau tiga minggu yang lalu. Alhamdulillah kini warga semakin patuh," ungkapnya.

Penulis: Muhammad Nasir | Editor: Nurul Hayati
Foto: Humas Pemko Banda Aceh
Wali Kota Banda Aceh, Aminullah Usman saat memberikan pembinaan kepada warga yang melanggar protokol kesehatan saat razia. 

"Kondisinya jauh berbeda dibanding saat awal-awal razia pada dua atau tiga minggu yang lalu. Alhamdulillah kini warga semakin patuh," ungkapnya.

Muhammad Nasir I Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH – Puluhan pelanggar protokol kesehatan terjaring razia yang digelar Pemko Banda Aceh, Kamis (22/10/2020) sore di Jalan Tgk Ali Hasyimi, Pango Raya atau batas kota.

Razia yustisi itu, dipimpin langsung oleh Wali Kota Banda Aceh, Aminullah Usman.

Dalam razia itu, terdapat 67 orang yang ditindak oleh petugas, 46 orang memilih sanksi sosial dan sebanyak 21 orang memilih sanksi uang, masing-masing Rp 50 ribu.

Wali Kota Banda Aceh, Aminullah Usman menyampaikan, secara kasat mata terlihat hampir 90 persen masyarakat yang melintas di Jalan Prof Ali Hasyimi sudah memakai masker.

"Kondisinya jauh berbeda dibanding saat awal-awal razia pada dua atau tiga minggu yang lalu. Alhamdulillah kini warga semakin patuh," ungkapnya.

Terkait peringatan maulid nabi yang bertepatan dengan libur panjang pekan depan, wali kota mengatakan, akan segera mengeluarkan imbauan khusus.

Baca juga: Ajudan Wali Kota Langsa Positif Covid-19  

"Maulid nabi di Aceh biasanya diperingati secara besar-besaran selama tiga bulan penuh. Namun mengingat masih dalam situasi pandemi, kita anjurkan digelar pada Januari 2021. Dengan harapan, saat itu Covid-19 sudah mereda," ujar Aminullah.

Bagi yang akan menggelar kenduri maulid, Aminullah mengimbau supaya dapat mengantar saja makanan ke rumah-rumah warga.

“Jadi tidak makan bersama-sama di satu tempat, sehingga rentan terjadi penyebaran virus Corona. Ceramah agama juga kita harap dapat digelar secara virtual, sehingga bisa tetap bisa menjangkau banyak masyarakat," katanya.

Aminullah turut mengungkapkan keprihatinannya, karena sudah begitu lama aktivitas

Baca juga: M Nasir Djamil Khatib Shalat Jumat di Masjid Agung Baitul Ghafur Abdya

sosial, ekonomi, pendidikan, dan keagamaan masyarakat terganggu bahkan terhenti akibat pandemi Covid-19.

Oleh sebab itu, ia mengimbau seluruh masyarakat agar bahu-membahu menegakkan perwal 51.

Ia mengajak senantiasa memakai masker, mencuci tangan pakai sabun, menjaga jarak, dan menghindari kerumunan jika keluar rumah.

"Jika kita konsisten menerapkan prokes 4M dalam kehidupan sehari-hari, insya Allah Banda Aceh bisa kembali berada dalam zona hijau atau tidak terdampak Covid-19 pada November nanti," ujar Aminullah. (*)

Baca juga: Hari Santri, Dayah Diharapkan Terus Berkontribusi Dalam Pembangunan

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved