Viral Medsos
Viral Bocah Kelas 4 SD Naik Trail Mini Bonceng 3, Saat Dinasihati dan Diganggu Polisi, Malah Nangis
Bocah yang mengendarai trail mini tersebut menangis saat digoda salah seorang anggota polisi, bahwa sepeda motornya boleh atau tidak dibawa pulang
Penulis: Yeni Hardika | Editor: Mursal Ismail
Bocah yang mengendarai trail mini tersebut menangis saat digoda salah seorang anggota polisi, bahwa sepeda motornya boleh atau tidak dibawa pulang oleh polisi.
SERAMBINEWS.COM - Aksi tiga bocah yang berboncengan menunggangi sebuah sepeda motor trail mini baru-baru ini viral di media sosial.
Ketiga bocah laki-laki yang mengaku masih duduk di bangku kelas 4 SD itu diberhentikan dan diberi nasihat oleh polisi.
Namun reaksi bocah saat berhadapan dengan anggota kepolisian tersebut cukup menarik perhatian warganet.
Pasalnya, salah seorang dari bocah tersebut menangis ketika diganggu oleh anggota polisi.
Bocah yang mengendarai trail mini tersebut menangis saat digoda salah seorang anggota polisi, bahwa sepeda motornya boleh atau tidak dibawa pulang oleh mereka.
Video aksi bocah yang diberhentikan oleh anggota polisi karena menunggangi trail mini di jalanan itu diunggah salah satunya oleh akun Instagram @makassar_iinfo, Jumat (23/10/2020).
Baca juga: Viral Bocah Jualan Kue Pakai Sepeda Sejak Subuh Hingga Malam Hari, Bantu Orang Tua
Baca juga: VIDEO - Perjuangan Bocah Bantu Orang Tua Berjualan Kue dari Subuh sampai Malam Hari
Video itu sangat mengundang perhatian warganet yang dalam sekejap sejak diunggah sudah ditonton hingga 61 ribu lebih tayangan.
Seperti terlihat dalam video, tiga bocah laki-laki yang mengenakan sarung, kemeja dan peci naik di atas satu unit trail mini.
Tampaknya, mereka melintas di sebuah jalan raya yang tidak diketahui kemana tujuannya.
Namun, ketiganya diberhentikan di sisi jalan oleh beberapa anggota polisi.
Salah seorang polisi kemudian meminta mereka mematika mesin kendaraannya, kemudian polisi mulai memberi nasihat.
"Kamu kok naik motor ini ? Tau gak bahaya loh," kata seorang anggota polisi tersebut secara lembut.
Saat dinasihati, ketiga bocah itu tidak banyak mengeluarkan suara merespon perkataan polisi.
Mereka justru malah menghidupkan kembali kendaraannya, namun diminta untuk dimatikan kembali oleh polisi lainnya.
Mereka bertiga pun mendapat nasihat dari polisi, bahwa hal yang mereka lakukan itu bisa membahayakan diri mereka.
Baca juga: Kisah Pilu Bocah 7 Tahun Meninggal Dianiaya Orang Tua Angkat, Pelaku Kesal Korban Tidak Mau Makan
"Kalau jatuh nanti gimana ?," tanya polisi.
"Eh, naik motor itu, ga boleh tiga orang. kamu masih SD," sambungnya.
Saat ditanyai oleh polisi yang sedang berbicara padanya, bocah yang mengendarai trail itu mengaku bahwa ia duduk di bangku kelas 4 SD.
Polisi pun lalu mengatakan bahwa mereka tidak dibenarkan untuk mengendarai kendaraan, apalagi di jalan.
Namun saat dinasehati, bocah yang mengemudikan trail malah sibuk meminta teman-teman yang duduk di belakangnya untuk turun.
Ternyata, ia ingin segera pergi dan membawa sepeda motornya.
Namun, kendaraannya masih dipegang oleh polisi.
Baca juga: VIDEO - Bocah Perempuan Marah Saat Dinasihati Jangan Pacaran, Netizen Sebut Akibat Tayangan TV
Bocah yang terlihat menunjukkan ekspresi panik dan ketakutan itu lantas berkali-kali memindahkan tangan polisi dari kendaraannya.
Disaat itu, polisi pun menggoda bocah tersebut dengan pertanyaan bagaimana jika dia ditangkap dan kendaraannya diambil untuk dibawa pulang oleh polisi.
"Tak tangkap boleh ini ? Tak bawa pulang boleh motornya ? Boleh ? Boleh gak ?" goda polisi.
Mereka juga bertanya pada bocah tersebut di mana keberadaan orang tuanya.
Namun mendengar itu, bocah pengemudi trail langsung bergerak memundurkan kendaraannya dan langsung menangis.
Tangisnya seketika pecah, saat polisi yang menahannya tadi masih mencoba menahan kendaraannya.
Melihat itu, anggota polisi dan beberapa warga lain yang berada di sana pun tertawa.
Mereka lalu berusaha menenangkan si bocah, dan mengatakan bahwa dia tidak akan ditahan.
Salah seorang warga dan anggota polisi mengelus-ngelus punggung si bocah, dan memintanya untuk berhenti menangis.
Baca juga: Salut, Bocah Tak Bertangan Ini Mahir Menulis dan Menggambar dengan Kaki
Aksi ketiga bocah itu pun direspon dengan beragam komentar oleh warganet.
Apalagi melihat reaksi bocah pengemudi trail yang menangis takut saat diganggu oleh polisi.
"Aku ngerti banget bagaimana rasanya diposisimu dek," tulis akun @sittihajarbasri_.
"Mau pi sholat Jum'at tawwa pak polisi," kata akun @sartikamf.
"Wkwkw ngakak banget. gede nya pasti kesel bgt kalo liat bapak polisi," tambah akun @renamemosianay._.
Hingga berita ini dimuat, tidak diketahui pasti di mana dan kapan peristiwa ini terjadi.
Sementara itu, polisi yang memberi nasihat pada si bocah diduga adalah AKP Ayip Rizal yang saat ini menjabat sebagai Kasatlantas Polres Sampang.
Anggota polri yang dulunya berkarir sebagai atlet bola voli dan pernah menjadi kapten di Timnas Indonesia itu juga menjadi pusat perhatian warganet dalam video itu.
Itu dikarenakan tubuhnya yang sangat tinggi.
Sebagaimana dikutip dari Tribun Madura, AKP Ayyip Rizal memiliki tinggi badan 196 cm. (Serambinews.com/Yeni Hardika)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/bocah-naik-trail-bonceng-tiga-nangis-saat-diganggu-polisi.jpg)