Berita Aceh Barat
Erosi Krueng Meureubo Mengganas, Dua Unit Rumah Ambruk ke Sungai
Bencana alam akibat mengganasnya erosi Krueng Meureubo menyebabkan dua unit rumah di Desa Lhok Guci, Kecamatan Pante Ceureumen, Kabupaten Aceh Barat..
Penulis: Sadul Bahri | Editor: Jalimin
Laporan Sa'dul Bahri | Aceh Barat
SERAMBINEWS.COM, MEULABOH - Bencana alam yang diakibatkan oleh mengganasnya erosi Krueng Meureubo menyebabkan dua unit rumah di Desa Lhok Guci, Kecamatan Pante Ceureumen, Kabupaten Aceh Barat ambruk ke sungai.
Dua unit rumah yang hancur tersebut masing-masing milik Tajuddin, dan Ismadion Abiwijaya yang keduanya terpaksa harus pindah ketempat lainnya menumpang di tempat saudara hingga saat ini.
Peristiwa ambruknya dua unit rumah tersebut terjadi beberapa bulan yang lalu, namun pemiliknya masih mengungsi ke tempat saudaranya karena belum ada rumah sendiri.
“Ambruknya dua unit rumah warga kami itu akibat mengganasnya erosi Krueng Meureubo yang terus mengikis tebing sungai hingga merobohkan rumah warga, dan saat ini mengancam badan jalan utama kecamatan lintas Pante Ceureumen-Meulaboh,” ungkap Anizam, Keuchik Lhok Guci kepada Serambinews.com, Sabtu (24/10/2020).
Disebutkan, untuk kedua korban erosi tersebut pihaknya telah mengajukan permohonan kepada pemerintah kabupaten di salah satu dinas, namun sejauh ini belum belum ada realisasi, dan berharap kedepan untuk kedua warga mendapatkan bantuan rumah yang layak huni.
Warga yang kehilangan rumah tersebut merupakan warga kurang mampu, sehingga bantuan rumah untuk keduanya sangat diharapkan, sebab mereka belum mampu untuk membangun dengan dana sendiri.
Disebutkan, saat ini bukan hanya mengancam sejumlah rumah warga yang lain, akan tetapi badan jalan utama kecamatan lintas Pante Ceureumen-Meulaboh kini tinggal 1,5 meter lagi jarak antara sungai dengan badan jalan utama kecamatan.
Ia berharap kepada pemerintah untuk segera melakukan langkah penanganannya, sehingga rumah dan badan jalan bisa selamat dari ancaman erosi di kawasan desa tersebut.
Menurut