Breaking News:

Berita Abdya

Pemeriksaan Vina Dilanjutkan Selasa Besok, JPU: Insya Allah Terdakwa Kita Hadirkan di Pengadilan

Vina didakwa terlibat kasus tindak pidana penipuan dan penggelapan uang nasabah berjumlah Rp 7,115 miliar saat masih menjadi karyawati bank itu.

Penulis: Zainun Yusuf | Editor: Mursal Ismail
SERAMBINEWS.COM/ZAINUN YUSUF
Terdakwa RS alias Vina (27) diperiksa secara virtual sebagai terdakwa dalam sidang di PN Blangpidie, Selasa 20/10/2020) sore. Namun, sidang secara daring ini macet total karena jaringan terputus-putus, sehingga suara terdakwa tidak jelas dan sulit dipahami. 

Vina didakwa terlibat kasus tindak pidana penipuan dan penggelapan uang nasabah berjumlah Rp 7,115 miliar saat masih menjadi karyawati bank itu. 

Laporan Zainun Yusuf | Aceh Barat Daya

SERAMBINEWS.COM, BLANGPIDIE –  Majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Blangpidie, Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), kembali memeriksa terdakwa RS alias Vina (27) yang dijadwalkan, Selasa (27/10/2020), besok, pukul 10.00 WIB.  

Vina adalah oknum mantan karyawati sebuah Bank Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di Blangpidie.

Vina didakwa terlibat kasus tindak pidana penipuan dan penggelapan uang nasabah berjumlah Rp 7,115 miliar saat masih menjadi karyawati bank itu. 

Persidangan yang dijadwalkan Selasa besok, merupakan sidang ke delapan, dan pemeriksaan lanjutan terhadap terdakwa Vina, setelah sidang peemriksaan secara vitual, Selasa pekan lalu,  macet total.

Penyebabnya, terputus jaringan komunikasi internet di Lapas Kelas IIB Blangpidie, tempat terdawa Vina ditahan dan mengikuti sidang secara virtual.

Baca juga: Setiap Empat Menit, Satu Warga Iran Meninggal Akibat Virus Corona

Baca juga: Seorang Astronot Memberikan Suaranya Untuk Pemilihan Presiden AS dari Luar Angkasa

Baca juga: Legenda Brasil Positif Terjangkit Covid-19, Ronaldinho Mengaku Baik-baik Saja

Seperti dketahui sejak sidang pertama agenda pembacaan dakwaan, pemeriksaan saksi-saksi sampai pemeriksaan terdakwa, Selasa pekan lalu, RS alias Vina tidak dihadirikan ke ruang sidang PN Blangpidie karena mempertimbangkan di tengah Covid-19.

Perempuan satu anak perempuan yang masih bocah ini mengikuti jalannya sidang secara virtual melalui video conference dari Lapas Kelas IIB Blangpidie, di Desa Alue Dama, Kecamatan Setia, tempat ia ditahan. 

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved