Breaking News:

Luar Negeri

Arab Saudi Kecam Publikasi Karikatur Nabi Muhammad, Boikot Produk Prancis Meluas di Sejumlah Negara

Gelombang protes terkait publikasi karikatur Nabi Muhammad terus bergulir, bahkan seruan aksi boikot produk Prancis ikut mengalir deras.

Editor: Faisal Zamzami
AFP
Sepuluh ribu umat Islam di Bangladesh turun ke jalan memprotes Presiden Perancis Emmanuel Macron, yang dianggap menghina Islam. 

Kemudian Pakistan yang sempat mengeluarkan resolusi mendesak pemerintah untuk menarik kedutaan mereka di Paris.

Sementara di Arab Saudi, muncul tren di media sosial berupa seruan memboikot jaringan supermarket Prancis yakni Carrefour.

Meski demikian, berdasarkan pantauan Reuters, Senin (26/10), sejumlah Carrefour tampak sibuk dengan pengunjung di Riyadh, Arab Saudi.

Perwakilan perusahaan tersebut di Prancis mengatakan masih belum merasakan dampak pemboikotan.

Baca juga: Protes Ucapan Emmanuel Macron, 10 Ribu Orang Turun ke Jalanan Bangladesh, Produk Perancis Dibuang

Baca juga: Dampak Pernyataan Kontroversial Emmanuel Macron, Negara Arab Boikot Produk Perancis

Seruan Boikot Produk Prancis

Seruan memboikot produk-produk asal Prancis terus meluas di sejumlah negara mayoritas Muslim.

Hal itu menyusul ucapan Presiden Prancis, Emmanuel Macron yang dinilai menghina Islam dan kaum Muslim.

"Saya menyerukan kepada orang-orang, jangan mendekati barang-barang Prancis, jangan membelinya. Para pemimpin Eropa harus mengatakan 'berhenti' untuk Macron dan kampanye kebenciannya," kata Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan, Senin (26/10), saat berpidato di Ankara.

Di Kuwait, jaringan supermarket swasta mengatakan bahwa lebih dari 50 gerainya berencana memboikot produk Pracis.

Kampanye boikot itu juga sedang memanas di Yordania. Di mana sejumlah toko grosir membuat tulisan pernyataan bahwa mereka tidak menjual produk asal Prancis.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved