Breaking News:

Ibu Muda Diperkosa

Korban Rudapaksa di Birem Bayeun Mulai Sehat, Bersama Suami Tinggal di Rumah yang Disewa Pak Keuchik

Kondisi luka di tangan DN (28), ibu muda korban rudapaksa pelaku S (sudah tewas), di Kecamatan Birem Bayeun, Aceh Timur berapa pekan lalu, saat ini...

SERAMBINEWS.COM/ZUBIR
Korban DN ditemani suaminya, AY, serta keluarga lainnya di RSCM Langsa, pada Senin (19/10/2020) lalu. 

Laporan Zubir | Langsa

SERAMBINEWS.COM, LANGSA - Kondisi luka di tangan DN (28), ibu muda korban rudapaksa pelaku S (sudah tewas), di Kecamatan Birem Bayeun, Aceh Timur berapa pekan lalu, saat ini sudah mulai membaik.

Bahkan, korban DN juga sudah bisa diajak untuk berkomunikasi. Luka di tangan kanannya sudah tidak diperban.

Setiap hari Sabtu, dokter mengarahkan korban datang ke RS Cut Meutia Langsa untuk dicek lukanya itu.

"Alhamdulillah, sekarang kondisi saya sudah agak membaik, luka saya juga udah tak diperban," ujar korban DN, saat dihubungi Serambinews.com, Rabu (28/10/2010) melalui nomor telepon suaminya AY.

Waktu itu, Serambinews.com hendak berkomunikasi dengan AY, namun handphone AY ternyata langsung diangkat oleh korban, sedangkan suaminya AY sedang tidak sehat (sakit).

"Maaf pak, abang sedang tidur, dia lagi kurang sehat (sakit)," sebut DN. Saat ini mereka tinggal sementara di rumah yang disewa Keuchik setempat.

Baca juga: Mengharukan, Ibu Muda Korban Rudapaksa di Birem Bayeun Aceh Timur Itu Ternyata Sedang Hamil 4 Bulan

Baca juga: BREAKING NEWS - Pembunuh Rangga dan Pemerkosa Ibu Muda TEWAS di Sel Tahanan Mapolres Langsa

Baca juga: Suami Hanya Main Game, Seorang Ibu Muda Bunuh Bayi 3 Bulan Pakai Pisau: Stres Gara-gara Ekonomi

Posisi rumah mereka tinggali itu tidak jauh dari rumah abang iparnya, Marzuki, di daerah selama ini mereka tinggal, di Kecamatan Birem Bayeun.

"Kami tidak tinggal lagi di rumah lama, sekarang kami tinggal di rumah yang disewa Pak Keuchik dekat lapangan bola," kata korban.

Menurut korban, rumah mereka sekarang sedang dibangun oleh pihak Aceh Timur, yang posisinya di belakang rumah abang ipar (abang kandung suaminya AY).

"Tanahnya rumah dibeli sama Pak Muzakir, kalau rumah dibangun oleh Pemkab Aceh Timur. Sekarang lagi dibangun, nanti kami akan tinggal di sana," sebut korban.

Korban juga mengucapkan banyak terimakasih kepada para pihak yang telah mendoakan kesembuhannya, termasuk telah memberikan segala bantuan selama ini.

"Kami mengucapkan terimakasih kepada orang-orang yang telah membantu dan mendoakan saya selama ini," tutup korban.(*)

Baca juga: Ibu Muda Korban Pemerkosaan Residivis Sudah Bisa Diajak Bicara, Luka di Tangan Mulai Sembuh

Baca juga: Per 28 Oktober 2020, Bertambah Empat Warga Lhokseumawe yang Suspek Covid-19

Baca juga: Viral Video Anaconda Melilit Erat Tubuh Buaya, Nelayan yang Sedang Memancing Kaget

Penulis: Zubir
Editor: Jalimin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved