Selasa, 5 Mei 2026

"Semuanya Berubah Saat Subuh"  

Salah seorang inisiator pengusul hak angket DPRA, Irfannusir, menolak penundaan rapat paripurna pengusulan penggunaan hak angket

Tayang:
Editor: hasyim
SERAMBINEWS.COM/MASRIZAL
Suasana di DPRA. 

Salah seorang inisiator pengusul hak angket DPRA, Irfannusir, menolak penundaan rapat paripurna pengusulan penggunaan hak angket. "Saya sangat keberatan bila sidang paripurna hari ini (kemarin-red) ditunda. apalagi untuk dibawa ke Banmus," katanya saat melakukan interupsi pada sidang kemarin.

Menurutnya, masyarakat harus tahu bahwa jangan gara-gara ketidakhadiran beberapa anggota DPRA, maka sidang paripurna ini harus diulangi. "Itu sangat keliru pimpinan," ungkap politikus Partai Amanat Nasional (PAN) dengan suara lantang.  

Menurut informasi, kata Irfannusir, sebelumnya anggota DPRA yang tak hadir pada rapat itu sudah berjanji untuk hadir. Anggota DPRA yang dimaksud adalah anggota Fraksi PPP dan Fraksi PKB-PDA. Tapi, keputusan berubah pada pagi tadi (kemarin pagi-red), kecuali Wahyu Wahab Usman, anggota DPRA dari PDA yang tetap hadir.

"Tapi, Subuh tadi (Subuh kemarin) semuanya berubah. Bahkan, menurut informasi yang kami dapat, mereka sudah gadaikan harga dirinya selaku anggota DPRA untuk tidak hadir ke dalam ruangan ini," ungkap Irpannusir.

Ketua DPRA, Dahlan Jamaluddin, seusai rapat juga mengungkapkan banyak kejutan yang terjadi kemarin. "Sebenarnya sampai tadi pagi (pagi kemarin-red), informasi yang kita dapatkan hampir semua teman-teman minus Partai Demokrat akan menghadiri sidang paripurna ini," ungkap dia.

"Tapi, apa yang terjadi kita juga tidak tahu (sehingga mereka tidak hadir dalam rapat paripurna). Untuk pembuktiannya, silakan dicek dan ricek sendiri oleh teman-teman media," timpal Dahlan. (mas)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved