Berita Banda Aceh
Cegah Hoaks, Mahasiswa USM Dibekali Ilmu Jurnalistik Dasar
Mahasiswa juga diberikan pelatihan bagaimana cara pencegahan dan mengantisipasi berita-berita palsu atau hoaks.
Penulis: Masrizal Bin Zairi | Editor: Taufik Hidayat
Laporan Masrizal | Banda Aceh
SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Pemerintahan Mahasiswa (Pema) Universitas Serambi Mekkah (USM) menggelar pelatihan jurnalistik dasar untuk para mahasiswa dari berbagai kampus yang ada di Banda Aceh dan Aceh Besar, Sabtu (31/10/2020).
Kegiatan yang digelar di Aula Dr Mr TH Mohd Hasan USM dengan menerapan protokol kesehatan. Pada kegiatan itu, Pema USM menghadirkan wartawan Harian Kompas, Zulkarnaini Masry sebagai pemateri.
Materi pelatihan yang diberikan seputar dasar-dasar jurnalistik mulai dari menulis sampai dengan cara membuat berita.
Menteri Komunikasi dan Informasi Pema USM, Putri Hari Bestari menjelaskan acara pelatihan jurnalistik dasar ini bertujuan memberikan edukasi kepada mahasiswa, bukan hanya sekadar membuat berita atau konten, tetapi juga diberikan pelatihan bagaimana cara pencegahan tentang berita-berita palsu atau hoaks.
"Dalam pelatihan ini semoga mahasiswa sebagai social control bukan hanya dapat membuat berita atau konten tetapi juga bagaimana memilah dan mencegah menyebarkan berita-berita hoaks," katanya.
Pemuda saat ini, lanjutnya, khususnya para mahasiswa punya akses yang lebih untuk mendapatkan beragam informasi.
Beragam platform sudah tersedia secara bebas, baik itu cetak ataupun online. Sehingga, ia berharap dengan adanya edukasi dan keterampilan yang baik, para mahasiswa mempunyai kesempatan untuk lebih produktif dalam membuat berita.
"Mahasiswa saat ini sangat gadget freak, maka kita beri edukasi untuk bisa membuat dan menyalurkan berbagai berita atau konten sehingga menjadi generasi yang produktif dan memberikan banyak warna yang sangat baik dalam dunia informasi," kata Putri.
Putri berharap pelatihan jurnalistik ini bisa menjadi kegiatan yang rutin dan bisa diadakan kembali pertemuan pertemuan selanjutnya. Sehingga bisa menjadi wadah mengasah skill untuk mahasiswa yang memilih menjadi jurnalis.
"Mungkin bisa digelar sebulan sekali atau sebulan dua kali dalam bentuk diskusi atau sharing," ujarnya.(*)
Baca juga: Innalillahi Wainna Ilaihi Rajiun, Abu Laga Baro di Aceh Utara Meninggal Usai Laksanakan Shalat Subuh
Baca juga: Musim Penghujan, Warga Pedalaman Aceh Timur Ini Terisolir Akibat Jalan Rusak Parah
Baca juga: Harimau yang Terjerat Perangkap Babi di Gayo Lues Segera Dilepasliarkan
Baca juga: Besok Hingga 10 November, Tenaga Medis Datang ke Desa-desa, Warga Mengarah Corona Diswab
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/jurdasar.jpg)