Breaking News:

Dilanda Topan

Filipina Evakuasi Ribuan Penduduk, Topan Terkuat di Dunia Diprediksi Bakal Menghantam 

Pihak berwenang menghadapi rintangan lain karena jarak sosial perlu diberlakukan di pusat-pusat evakuasi untuk mencegah penyebaran virus...

Editor: Eddy Fitriadi
AFP/Alren BERONIO
ILUSTRASI Seorang warga memperhatikan rumahnya yang hancur diterjang Topan Vongfong di Kota San Policarpo, Provinsi Samar Timur, Filipina Tengah, Jumat (15/5/2020). 

SERAMBINEWS.COM - Pejabat Filipina memerintahkan evakuasi ribuan penduduk di bagian selatan pulau utama Luzon, Sabtu (31/1/2020).

Upaya tersebut untuk antisipasi badai kategori 5 yang terkuat di dunia mendekati wilayah Filipina.

Topan Goni, dengan kecepatan 215 kilometer per jam (133 mil) dan embusan hingga 265 kilometer per jam (164 mph), akan menghantam Filipina pada Minggu (1/11/2020) besok.

Topan ini masuk kategori topan terkuat yang melanda Filipina sejak topan Haiyan yang menewaskan lebih dari 6.300 orang pada November 2013 silam.

Evakuasi pencegahan telah dimulai di komunitas pesisir dan rawan longsor di Provinsi Camarines Norte dan Camarines Sur.

Sementara pemerintah Provinsi Albay akan memerintahkan penduduk di daerah berisiko untuk meninggalkan rumah mereka, Gremil Naz, kata seorang pejabat bencana setempat kepada stasiun radio DZBB .

Topan Molave pada ​​pekan lalu menewaskan 22 orang, sebagian besar akibat tenggelam di provinsi-provinsi selatan ibu kota Manila, yang juga merupakan jalur yang kemungkinan dilewati topan Goni.

Pihak berwenang menghadapi rintangan lain karena jarak sosial perlu diberlakukan di pusat-pusat evakuasi untuk mencegah penyebaran virus corona.

Di Asia Tenggara, Filipina memiliki jumlah infeksi corona tertinggi kedua di sekitar 380.000 kasus dan lebih dari 7.000 kematian, setelah Indonesia.

Barang bantuan, mesin berat, dan alat pelindung diri sudah ditempatkan di daerah-daerah utama Filipina. Grace America, Wali Kota Infanta di Provinsi Quezon mengatakan kepada radio DZBB, karena ada pandemi corona, anggaran untuk masalah bencana tidak mencukupi.

Pejabat lokal membatalkan operasi pelabuhan dan melarang nelayan untuk berlayar.

Topan Goni, bergerak ke barat dengan kecepatan 20 kilometer per jam (12 mph) dari Samudra Pasifik, akan membawa hujan deras di atas ibu kota Manila dan 14 provinsi di sekitarnya pada Sabtu malam.

Kondisi ini dapat menyebabkan banjir dan tanah longsor, menurut badan cuaca negara itu. Sekitar 20 topan melanda Filipina setiap tahunnya.(*)

Artikel ini telah tayang di kontan.co.id dengan judul ‘Besok, topan terkuat di dunia menghampiri, Filipina evakuasi ribuan penduduk’

Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved