Breaking News:

Corona di Aceh

Penderita Covid-19 Sembuh 119 Orang, Kasus Konfirmasi Baru 11 Orang

Sebaliknya, bila terjadi lonjakan kasus baru (outbreak) maka garis kurva-nya menanjak lagi, dan masa pandemi terus berlanjut.

Penulis: Subur Dani | Editor: Nur Nihayati
For Serambinews.com
Jubir Covid-19 Aceh, Saifullah Abdulgani alias SAG. 

Sebaliknya, bila terjadi lonjakan kasus baru (outbreak) maka garis kurva-nya menanjak lagi, dan masa pandemi terus berlanjut.

Laporan Subur Dani | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Penderita Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) Aceh yang dilaporkan sembuh bertambah sebanyak 119 orang, dan kasus konfirmasi Covid-19 bertambah 11 orang.

Korban virus corona yang dilaporkan meninggal dunia pada Sabtu (31/10/2020) 1 orang, merupakan asal Kabupaten Aceh Besar.

Hal tersebut dikemukakan Juru Bicara Satgas Covid-19 Aceh, Saifullah Abdulgani atau SAG kepada pers di Banda Aceh, Sabtu (31/10/2020) malam.

Baca juga: Simak, Bacaan Sholawat Nariyah Pelancar Rezeki dan Tibbil Qulub Penghindar Penyakit

Baca juga: Prancis Hadapi Keamanan Serius, Seorang Pendeta Ortodoks Ditembak di Lyon

Baca juga: Viral Pengantin Pria Disebut Mirip Jokowi, Perias hingga Fotografer Kaget, Ini Kata Sang Istri

"Jumlah yang sembuh jauh lebih banyak dari pada kasus baru. Kasus konfirmasi baru tersebut merupakan hasil tracing kontak erat maupun kasus konfirmasi yang tidak ada hubungan dengan kasus sebelumnya,” ujar SAG.

Menurut SAG, bila kasus baru makin berkurang hingga 15 hari pascalibur dan cuti bersama akhir Oktober 2020, kurva epidemiologi Covid-19 Aceh akan melandai.

Sebaliknya, bila terjadi lonjakan kasus baru (outbreak) maka garis kurva-nya menanjak lagi, dan masa pandemi terus berlanjut.

Pemerintah Aceh tak berharap terjadi lonjakan kasus pascalibur dan cuti bersama, dan semua pihak harus bersedia mengkonsumsi “obat” Covid-19 yang paling mujarab saat ini, yaitu disiplin protokol kesehatan.

"Setiap orang yang patuh menjaga jarak dan tidak berkerumum, memamakai masker, dan mencuci tangan, ia telah melindungi ratusan orang yang lain," kata SAG.

“Penerapan protokol kesehatan pada prinsipnya untuk melindungi diri dan melindungi orang-orang lain di sekitar kita,” pungkasnya. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved