Breaking News:

Mengajari Anak-anak Hingga Melatih Warga Membuat Pot dari Sabut Kelapa

Mahasiswa Universitas Malikussaleh (Unimal) Aceh Utara saat ini sedang mengikuti kuliah kerja nyata (KKN) di sejumlah lokasi

Editor: hasyim
SERAMBI/SAIFUL BAHRI
Mahasiswa Unimal melatih warga Desa Alue Badee, Kecamatan Simpang Keuramat, Aceh Utara, membuat pot dari sabut kelapa, Minggu (1/11/2020). 

Kegiatan Mahasiswa Unimal Selama KKN

Ada yang mengajari anak-anak belajar sambil bermain dan ada juga yang melatih emak-emak tentang cara membuat pot bunga dari sabut kelapa.

Mahasiswa Universitas Malikussaleh (Unimal) Aceh Utara saat ini sedang mengikuti kuliah kerja nyata (KKN) di sejumlah lokasi. Mereka dibagi dalam beberapa kelompok. Selama masa pengabdian tersebut, berbagai kegiatan pun dilakukan oleh mahasiswa. Ada yang mengajari anak-anak belajar sambil bermain dan ada juga yang melatih emak-emak tentang cara membuat pot bunga dari sabut kelapa.

Seperti yang dilakukan Riana Sari Ritonga. Mahasiswi Jurusan Pendidikan Matematika ini membuka taman belajar di kampungnya Desa Bandar Selamat, Kecamatan Aek Kuo, Kabupaten Labuhanbatu Utara, Sumatera Utara. “Kegiatan ini saya laksanakan karena anak-anak tidak bisa mengikuti belajar tatap muka karena Covid-19,” ujar Riana dalam siaran pers kepada Serambi, Minggu (1/11/2020).

Kegiatan di Taman Belajar itu, sebutnya, berlangsung pada 20 Oktober-20 November 2020. “Dalam kegiatan ini, saya mengajak anak-anak untuk bermain serta kreatif dalam belajar,” katanya. Sambil bermain, menurut Riana, anak-anak juga diajari cara membuat bunga dari kaset bekas serta diberi pengetahuan tentang Covid-19 dan cara pencegahannya.

Terpisah, mahasiswa KKN Kelompok 311 melatih warga Desa Alue Badee, Kecamatan Simpang Keuramat, Aceh Utara, cara membuat pot bunga dari sabut kelapa. Dalam melaksanakan kegiatan itu, mereka dibantu Keuchik dan Ketua PKK setempat, Abdul Mansur dan Mardiah. “Pelatihan ini kita laksanakan sebagai upaya memanfaatkan limbah kelapa menjadi barang bernilai ekonomis,” ujar Ketua Klompok, Afrizal.

Adapun keuntungan memakai pot dari sabut kelapa, sebutnya, adalah mampu menyimpan air dan mengandung unsur hara yang baik untuk tanaman. Pot ini juga ditambahkan cocopeat yang dicampur tanah agar tanaman tumbuh subur. "Keunggulan lain, pot dari sabut kelapa lebih mampu mempertahankan suhu dan kelembaban tanah, hemat air dan tenaga kerja, dapat didaur ulang, serta mempermudah proses pemindahan tanaman," pungkas Afrizal. (jaf/bah)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved