Selasa, 19 Mei 2026

Wabup Abdya Ajak Masyarakat Boikot Produk Prancis  

Wakil Bupati Aceh Barat Daya (Abdya), Muslizar MT mengajak masyarakat untuk memboikot barang-barang buatan negara Prancis

Tayang:
Editor: hasyim
Khalil MAZRAAWI / AFP
YORDANIA - Seorang pembelanja berjalan melewati produk Prancis yang disegel di balik penutup plastik di rak di supermarket di ibu kota Yordania, Amman, selama boikot produk Prancis pada 26 Oktober 2020. Seruan untuk memboikot barang-barang Prancis berkembang di dunia Arab dan sekitarnya, setelah Presiden Emmanuel Macron mengkritik kaum Islamis dan bersumpah untuk tidak "melepaskan kartun" yang menggambarkan Nabi Muhammad SAW. Komentar Macron muncul sebagai tanggapan atas pemenggalan kepala seorang guru, Samuel Paty, di luar sekolahnya di pinggiran kota di luar Paris awal bulan ini, setelah dia menunjukkan kartun Nabi Muhammad SAW selama kelas yang dia pimpin tentang kebebasan berbicara. 

BLANGPIDIE - Wakil Bupati Aceh Barat Daya (Abdya), Muslizar MT mengajak masyarakat untuk memboikot barang-barang buatan negara Prancis. Ajakan itu sebagai bentuk perlawanan terhadap pernyataan Presiden Prancis, Emmanuel Macron, yang menghina Islam dan Nabi Muhammad SAW.

"Pernyataan Presiden Prancis sangat melukai hati umat Islam. Maka sudah sepatutnya pula kita boikot produk Prancis," tegas Wabup Abdya, Muslizar MT, kemarin.

Menurut Muslizar, apa yang disampaikan Macron melukai hati umat Islam di seluruh dunia. "Mereka tidak menghargai dan menghina Nabi kita. Maka sepantasnya kita harus melakukan apa yang kita bisa, sebagai protes dan perlawanan kita," tegasnya.

Bahkan, kata Muslizar, sebagai bukti nyata dan keseriusan pemkab Abdya dalam memboikot produk Prancis, pihaknya sudah meminta Kabag Umum Setdakab Abdya, agar persedian air minum, dan kebutuhan lainnya tidak lagi memakai produk Prancis.

"Kalau di Pendopo Wabup, kami sudah lama mengonsumsi air minum lokal. Sedangkan untuk air minum rapat, saya sudah minta Kabag Umum ganti dengan merek lain," ungkapnya.

Muslizar juga meminta agar umat Islam kompak dan bersatu untuk memboikot barang-barang produksi Prancis. "Ganti dengan produk lain. Kita lakukan ini sebagai bentuk jihad dan bukti cinta kepada Rasulullah," pungkasnya.(c50)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved