Breaking News:

Salam

Menanti Ronde Ketiga Mualem Versus Nova  

Rapat pimpinan (Rapim) DPA-PA yang berakhir Minggu (1/11/2020) di Meulaboh, Aceh Barat, salah satu hasilnya adalah menetapkan Muzakir Manaf

SERAMBINEWS.COM/SA'DUL BAHRI
Ketua Umum DPA Partai Aceh, Muzakir Manaf dan Ketua Tuha Peut DPA Partai Aceh, Malik Mahmud Al-Haythar dan petinggi PA lainnya mengikuti pembukaan Rapim Partai Aceh, Sabtu (31/10/2020) yang berlangsung di Hotel Meuligoe Meulaboh, Kabupaten Aceh Barat. 

Rapat pimpinan (Rapim) DPA-PA yang berakhir Minggu (1/11/2020) di Meulaboh, Aceh Barat, salah satu hasilnya adalah menetapkan Muzakir Manaf yang akrab disapa Mualem sebagai calon gubernur Aceh dalam Pilkada mendatang. Para petinggi dan kader  PA seluruh Aceh yang merekomendasikan pelaksanaan Pilkada 2022 juga menyatakan untuk calon wakil gubernur pun dari internal PA.

“Partai Aceh menetapkan Muzakir Manaf sebagai calon gubernur 2022, dan ini sudah final tanpa bisa diganggu gugat lagi,” tegas Sekjen Partai Aceh, H Kamaruddin Abubakar alias Abu Razak.

Yang menarik, PA juga sudah bersepakat untuk calon bupati atau wali kota --di daerah yang cukup kursi– juga akan dimajukan satu paket dari PA tidak menggandeng calon dari partai lain. “Untuk partai lain yang bersedia memberi dukungan kepada calon kita akan sangat kita terima,” kata Abu Razak.

Keputusan PA itu ternyata antara lain bercermin pada pengalaman Irwandi Yusuf yang notabene adalah Ketua Umum PNA. Ia memenangkan pilkada tiga tahun lampau dengan pasangannya Nova Iriansyah dari Partai Demokrat. “Irwandi Yusuf belum satu tahun berkuasa sudah masuk penjara. Partainya kini meredup dan yang naik daun partai lain. Itu akan menjadi pengalaman bagi Partai Aceh saat ini,” kata Abu Razak.

Jika kelak Mualem terdaftar sebagai cagub dalam Pilkada 2022, maka itu merupakan kali yang ketiga bagi Mualem menjadi kontestan Pilkada Provinsi Aceh. Pada Pilkada 9 April 2012, Mualem dipasangkan sebagai cawagub untuk cagub Zaini Abdullah. Dan, Zaini Mualem yang didukung partai koalisinya memenangkan pilkada itu, mengalahkan pasangan Irwandi Yusuf-Muhyan Yunan serta pasangan Muhammad Nazar-Nova Iriansyah.

Selanjutnya, pada Pilkada 2017, Mualem maju sebagai cagub berpasangan dengan TA Khalid dari Gerindra sebagai cawagub. Hasil akhir penghitungan suara, pasangan Muzakkir-TA Khalid hanya memperoleh 766.427 suara. Mereka dikalahkan pasangan Irwandi Yusuf-Nova Iriansyah yang meraup 898.710 suara. Maka, bila nanti Nova juga maju, maka ini menjadi ronde ketiga pertarungan Muzakir Manaf dan Nova Iriansyah dalam tiga kali Pilkada Provinsi Aceh secara berturut-turut. Meski masih terlalu awal membicarakan kemungkinan pertarungan keduanya, tapi para politisi dan pengamat di Aceh sudah sangat yakin bahwa, hingga hari ini yang terlihat bahwa Pilkada Aceh 2022 akan terjadi pertarungan sengit antara kubu Nova dan kubu Mualem. Penentuan siapa wagub dan dari mana partai dan asalnya menjadi faktor penting penentu kemenangan mereka kelak.

Di sisi lain kita ingin mengatakan bahwa para elit partai boleh membuat perhitungan dan analisa menurut versinya masing-masing. Tapi, pendapat masyarakat jarang sekali sama dengan anggapan para elit partai politik. Dan, bagi Partai Aceh yang sudah yakin tak membuat paket kolaborasi, harus mempertimbangkan juga “soulmatenya” Gerindra yang bisa jadi tak akan sangat ikhlas ditinggalkan begitu saja. Ini pun kemungkinan akan sangat menjadi pertimbangan berat bagi Mualem dalam menentukan pendampingnya nanti.

Kita tak ingin berspekulasi lebih jauh tentang itu, sebab dinamika politik itu semakin panal dan labil setiap kali mendekati Pilkada. Apa yang kita pandang teman hari ini, bisa saja nanti berubah menjadi lawan. Begitu juga sebaliknya, yang kita lihat hari ini sebagai lawan, tiba-tiba bisa berubah menjadi teman.

Seperti dikatakan Abu Razak tadi, dengan 18 kursi di DPRA, PA memang bisa memajukan satu pasangan cagub-cawagub dalam pilkada kelak. Tapi, untuk memenangkan pilkada, PA butuh dukungan mitra-mitra koalisinya, terutama seperti yang tercermin di DPRA selama ini.

Dan, yang pasti, kita berharap Pilkada 2022 menjadi pilgub yang paling berkualitas serta melahirkan pemimpin bertipe impian masyarakat. Aamiin.

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved