Breaking News:

Internasional

Donald Trump Ancam Gugat Hasil Pemilihan Presiden ke MA, Minta Penghitungan Suara Dihentikan

Presiden AS Donald Trump mengancam akan membawa pemilihan presiden AS 2020 ke Mahkamah Agung (MA).

Editor: M Nur Pakar
AFP/MANDEL NGAN
Presiden AS Donald Trump 

SERAMBINEWS.COM, WASHINGTON - Presiden AS Donald Trump mengancam akan membawa pemilihan presiden AS 2020 ke Mahkamah Agung (MA).

Tetapi tidak jelas apa yang dia maksud di mana penghitungan suara masih berlanjut setelah Hari Pemilu.

Sebagian besar negara bagian menetapkan aturan kapan penghitungan tersebut harus diakhiri.

"Kami akan pergi ke Mahkamah Agung AS, kami ingin semua penghitungan suara dihentikan," kata Trump pada Rabu (4/11/2020) pagi, seperti dilansir AP.

Tapi penghitungan suara sudah selesai. dan tidak ada negara bagian yang akan menghitung suara absensi yang bercap pos setelah Hari Pemilihan.

Baca juga: Pilpres Amerika Serikat: Joe Biden Unggul Sementara 238 Suara Elektoral, Donald Trump 213

Penantang dari Demokrat, Joe Biden menyebut pernyataan Trump keterlaluan, belum pernah terjadi sebelumnya, dan tidak benar.

"Jika presiden menepati ancamannya untuk pergi ke pengadilan untuk mencoba mencegah penghitungan suara yang tepat, kami memiliki tim hukum yang siap melawan upaya itu," kata Manajer Kampanye Biden Jen O'Malley Dillon.

Pakar hukum pemilu Richard Hasen menulis di Slate bahwa tidak pernah ada dasar mengklaim surat suara yang tiba tepat waktu tidak dapat dihitung.

Apalagi, jika pejabat tidak dapat menyelesaikan penghitungan mereka pada malam pemilihan.

Profesor hukum pemilihan Universitas Negeri Ohio Edward Foley menulis di Twitter pada Rabu (4/11/2020).

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved