Selasa, 9 Juni 2026

Berita Aceh Selatan

MPU Kota Sabang Muhibbah ke MPU Aceh Selatan, Ini Harapan Bupati Tgk Amran

Pada kesempatan itu, Tgk Amran menyampaikan pengawalan penegakan Syariat Islam merupakan tugas bersama.

Tayang:
Penulis: Taufik Zass | Editor: Mursal Ismail
Dokumen Humas Setdakab Aceh Selatan
Pertemuan kunjungan kerja MPU Kota Sabang ke MPU Kabupaten Aceh Selatan di Aula Hotel Dian Rana Tapaktuan, Aceh Selatan, Rabu (4/11/2020). Pertemuan ini dihadiri Bupati Aceh Selatan, Tgk Amran. 

Pada kesempatan itu, Tgk Amran menyampaikan pengawalan penegakan Syariat Islam merupakan tugas bersama.

Laporan Taufik Zass | Aceh Selatan

SERAMBINEWS.COM, TAPAKTUAN - Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Kota Sabang melakukan kunjungan kerja (Kunker) atau muhibbah ke MPU Kabupaten Aceh Selatan. 

Kegiatan ini berlangsung di Aula Hotel Dian Rana Tapaktuan, Aceh Selatan, Rabu (4/11/2020). 

Acara ini dihadiri Bupati Aceh Selatan, Tgk Amran serta jajaran  MPU Aceh Selatan. 

Sedangkan rombongan MPU Kota Sabang dipimpin Tgk Baharuddin.

Pada kesempatan itu, Tgk Amran menyampaikan pengawalan penegakan Syariat Islam merupakan tugas bersama.

Baca juga: Begini Fakta Pengemis Tajir Punya Tabungan Rp 135 Juta di Bank, Hidupnya Ternyata Sangat Memilukan

Baca juga: Game High Domino Picu Perceraian, Rabithah Thaliban Minta Pemerintah Aceh Berantas Judi Online

Baca juga: Nelayan Kejar dan Tangkap Enam Boat Gara-gara Pakai Pukat Harimau, Ini Hukuman yang Dikenakan

Sedangkan MPU dengan fatwa-fatwanya menjadi pegangan dalam praktik kehidupan masyarakat yang islami. 

“Esensinya pengawalan syariat Islam menjadi tugas bersama kita semua.

Pedomannya kita mengacu pada produk - produk hukum yang dilahirkan MPU melalui fatwa-fatwanya,” kata Bupati Aceh Selatan, Tgk Amran dalam sambutannya itu.

Dikarenakan ulama memiliki pemikiran dan nilai - nilai religius, lanjut Bupati Aceh Selatan, maka Pemkab Aceh Selatan memberikan apresiasi dan dukungan kepada para ulama pada pertemuan tersebut.

Dengan demikian umat bisa terjaga dari arus globalisasi dunia yang cenderung juga memengaruhi nilai-nilai Islam yang sejatinya menjadi pedoman dalam interaksi sosial masyarakat Aceh pada umumnya,

Selain itu, juga menciptakan sinergisitas antara ulama dan umara dalam melindungi akidah umat, sehingga diharapkan bertambahnya masyarakat yang memahami peranan ulama.

Bupati juga menambahkan, selain penguatan peran ulama dalam mencegah isu-isu yang dapat merusak akidah sekaligus merusak identitas masyarakat Aceh Selatan yang konsisten menegakkan Syariat Islam.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved