Breaking News:

Berita Bireuen

Unik! Pegawai Pemkab Bireuen Wajib Pakai Sarung Setiap Hari Jumat, Begini Penjelasan Bupati Muzakkar

Mulai Jumat (6/11/2020) lusa, seluruh pegawai di lingkungan Pemkab Bireuen, baik status PNS, honorer, dan tenaga bakti, diharuskan memakai kain sarung

Penulis: Yusmandin Idris | Editor: Saifullah
For Serambinews.com
Bupati Bireuen, Dr H Muzakkar A Gani SH MSi 

Laporan Yusmandin Idris | Bireuen

SERAMBINEWS.COM, BIREUEN - Mulai Jumat (6/11/2020) lusa, seluruh pegawai di lingkungan Pemkab Bireuen, baik status PNS, honorer, dan tenaga bakti, diharuskan menggunakan kain sarung.

Khusus untuk wanita, selain menggunakan kain sarung, mereka juga diharuskan memakai baju kurung warna putih dan jilbab putih.

Keharusan memakai kain sarung saat masuk kantor pada hari Jumat itu dituangkan dalam Surat Edaran Bupati Bireuen terkait telah ditetapkannya Bireuen sebagai Kota Santri.

Bupati Bireuen, Dr H Muzakkar A Gani SH MSi saat kunjungan kerja ke pembangunan irigasi di Desa Pante Karya, Kecamatan Peusangan Siblah Krueng, Rabu (4/11/2020), menegaskan, edaran tersebut mulai diberlakukan Jumat (6/11/2020) lusa.

Dengan berlakunya edaran itu, maka setiap pegawai diwajibkan memakai kain sarung dan akan melayani masyarakat dengan memakai kain sarung.

Baca juga: 37 Warga Abdya Masuk Isolasi, Kasus Baru Positif dan Probable Covid-19 Masih Tetap Nihil

Baca juga: Ini Nama-nama Pengulu yang Dilantik, Amru Tekankan Hal Ini Saat Kukuhkan 23 Keuchik di Terangun

Baca juga: Dikelola Dua Kampung, Pasar Opak Diharapkan Jadi Sentra Bisnis Baru di Aceh Tamiang

Edaran tersebut, terang Bupati, sebagai bentuk implementasi dari penetapan Bireuen sebagai Kota Santri.

Muzakkar mengakui, edaran tersebut menimbulkan beragam pandangan dari berbagai kelompok masyarakat, baik mendukung atau mencibir dan memberi kritikan.

“Beragam pandangan serta kritikan terkait penerapan memakai kain sarung di lingkungan Pemkab Bireuen itu merupakan suatu yang diharapkan. Sebab, banyaknya masukan sebagai bahan kajian untuk dibahas dan dikaji kembali,” ujarnya.

Disebutkan, edaran tersebut sangat fleksibel, misalnya bagi pegawai wanita yang sedang berbadan dua maka dapat memakai baju kurung.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved