Breaking News:

Salam

Rakyat Butuh Sesuatu yang Baru dan Konkrit  

Kalangan DPRA berharap, momentum pelantikan Ir Nova Irianysah MT sebagai Gubernur Aceh --yang dijadwalkan berlangsung hari ini

For Serambinews.com
Pelaksana Tugas Gubernur Aceh, Nova Iriansyah bersama pimpinan Forkopimda Aceh, menjemput kedatangan Menteri Dalam Negeri, Muhammad Tito Karnavian, di Bandara Sultan Iskandar Muda (SIM) Blang Bintang Aceh Besar, Rabu (4/11/2020). 

Kalangan DPRA berharap, momentum pelantikan Ir Nova Irianysah MT sebagai Gubernur Aceh --yang dijadwalkan berlangsung hari ini-- menjadi momentum perbaikan hubungan legislatif dan eksekutif yang selama ini berjalan dalam suasana disharmoni.

Hubungan tidak harmonis antara DPRA dengan Pemerintah Aceh sudah berlangsung sejak Nova Iriansyah menjabat Plt Gubernur Aceh menggantikan Gubernur Aceh sebelumnya, Irwandi Yusuf, yang tersandung kasus suap Dana Otonomi Khusus Aceh (DOKA) 2018.

Konflik elite legislatif dan eksekutif kerap diperlihatkan ke publik. Bahkan baru‑baru ini, DPRA mengajukan hak interpelasi dan kini berlanjut ke hak angket terhadap Plt Gubernur Nova Iriansyah untuk menguji kebijakan yang dianggap bertentangan dan dipaksakan.

Pelantikan Nova menjadi gubernur definitif yang diharapkan menjadi momen berbaikan, bisa jadi tak akan sekadar angin lalu mengingat keinginan itu disampaikan ketua-ketua fraksi di DPRA. Baik fraksi yang selama ini berseberangan dengan Pemerintah Aceh seperti Fraksi Partai Aceh, Gerindra, PAN, PNA, PKS, dan Golkar, maupun fraksi pendukung seperti Fraksi Demokrat, PPP, dan PKB‑PDA.

"Harapan kita hubungan kerja antara eksekutif dan legislatif ke depan bisa berjalan normal, saling menghormati," kata Ketua Fraksi Golkar, Ali Basrah, yang berjanji fraksinya akan hadir dalam rapat peripurna pelantikan Nova Iriansyah oleh Mendagri Tito Karnavian atas nama Presiden RI.

"Kami dari Fraksi Demokrat DPRA menginginkan, dengan pelantikan ini kita mulai kembali bersatu padu untuk membangun Aceh. Di sisa waktu dua tahun ke depan kita tuntaskan kembali masalah‑masalah yang ada di Provinsi Aceh," kata Ketua Fraksi Demokrat, HT Ibrahim.

Harapan yang sama juga disampaikan Ketua Fraksi PPP, Ihsanuddin MZ. Ia menyatakan pelantikan Nova Iriansyah sebagai Gubernur Aceh harus dijadikan energi positif bagi Aceh sehingga bisa melahirkan daya dobrak dalam mempercepat perwujudan program‑program Aceh Hebat yang memiliki implikasi nyata bagi kesejahteraan masyarakat Aceh.

Ketua Fraksi PKB‑PDA, Tgk Syarifuddin juga menaruh harapan yang sama, yaitu berharap eksekutif dan legislatif bisa bersama‑sama membangun Aceh dalam rangka memberikan kesejahteraan bagi rakyat Aceh. "Gubernur nantinya wajib tegakkan keadilan dan menyejahterakan rakyat Aceh. Pembangunan harus merata di 23 kabupaten/kota."

Fraksi-fraksi yang selama ini beroposisi dengan eksekutif mengingatkan, dalam membangun Aceh tidak bisa dilakukan sendiri oleh Gubernur Aceh, tapi harus bersama. "Harapan kita dalam membangun Aceh tidak cukup eksekutif semata, harus libatkan legislatiflah, karena legislatif juga dipilih rakyat. Karenanya mari sama‑sama membangun Aceh dengan kebersamaan," kata Ketua Fraksi PAN, Muchlis Zulkifli.

Ketua Fraksi Gerindra, Abdurrahman Ahmad, menyampaikan, Gubernur Aceh ke depan perlu menjalin komunikasi yang harmonis dengan berbagai lembaga. Nova diharapkan memiliki dedikasi dan komitmen yang kuat untuk membangun dan mengembangkan usaha‑usaha kerakyatan yang mandiri, merata dan berkelanjutan ke depan dalam rangka menyejahterakan rakyat.

"Kita inginkan yang dikembangkan usaha kerakyatan. Kalau memakmurkan Aceh tidak bisa hanya dengan mengarap tambang dan investor, karena investor dan perusahaan besar tidak menyentuh rakyat. Tapi bagaimana komoditas yang diproduksi rakyat, kita carikan pasarnya. Sehingga rakyat bisa sejahtera," katanya.

Kita tak ingin lagi menanggapi konflik legilastif dan eksekutif, tapi kita ingin mengatakan bahwa masyarakat selalu memiliki harapan baru setiap kali terjadi pelantikan seorang kepala daerah. Tak perduli apakah yang dilantik itu wajah baru atau wajah lama, masyarakat selalu berharap ada perubahan yang lebih baik. Bukan hanya semangat, tapi ada terobosan-terobosan atau inovasi-inovasi dalam pelayanan publik maupun untuk memajukan aktivitas perekonomian masyarakat yang kini sedang terpuruk.

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved