Sabtu, 11 April 2026

Massa Bakar Foto Presiden Perancis, Aksi Protes di Pidie dan Lhokseumawe  

Ratusan warga yang tergabung dalam Ormas Islam melancarkan aksi protes dengan membakar foto Presiden Perancis, Emmanuel Macron

Editor: bakri
SERAMBI/MUHAMMAD NAZAR
Sejumlah Ormas Islam Aceh menggelar aksi protes terhadap Presiden Prancis, Emmanuel Macron yang menghina islam dan Nabi Muhammad SAW. Aksi tersebut dilaksanakan di ruas jalan Masjid Agung Alfalah Sigli, Pidie, Jumat (6/11/2020). 

SIGLI - Ratusan warga yang tergabung dalam Ormas Islam melancarkan aksi protes dengan membakar foto Presiden Perancis, Emmanuel Macron, di ruas jalan depan Masjid Agung Al-Falah Kota Sigli, Jumat (6/11/2020). Aksi protes itu menyusul tindakan Presiden Perancis yang sudah menistakan Nabi Muhammad SAW.

Pantauan Serambi, aksi protes ratusan warga yang tergabung dalam Ormas Islam didominasi kaum muda, dan wanita. Mereka menggelarkan protes sekitar pukul 14.00 WIB hingga 15.40 WIB. Aksi tersebut mengusung tema "Gerakan Ummat Bela Rasullullah,", dan mendapat pengawalan dari personel Polres Pidie, TNI Kodim 0102 Pidie dan anggota Sapol-PP Pidie. Kemacetan lalulitas tidak terjadi di ruas jalan menuju pusat pasar perbelanjaan Sigli.

Ormas Islam yang mengecam Presiden Perancis, Emmanuel Macron, antara lain dari Front Pembela Islam (FPI), JARA Pidie, Sirul Mubtadin, Aksi Cepat Tanggap (ACT), mahasiswa, dan Relawan Pemuda Peduli Palestina Kota Beureunuen.

Dalam aksi tersebut mereka  menyampaikan pernyataan sikap yang dibacakan Ketua JARA Pidie, Iskandar Arrahman, mengatakan, Ormas Islam yang melakukan aksi, mengutuk keras pernyataan Presiden Perancis yang dinilai sudah melecehkan umat Islam, dan Nabi Muhammad. Untuk itu, mereka mengajak warga bersama pemerintah memboikot semua produk Perancis. "Kami minta kepada Pemkab Pidie untuk melarang masyarakat memperjualbelikan produk dari Perancis," tegasnya.

Kecuali itu, sebut Iskandar, Pemerintah Indonesia juga harus memutuskan hubungan diplomatik dengan Negara Perancis, terutama di bidang perdagangan. Sebab, saat ini produk dari Perancis paling banyak di konsumsi masyarakat muslim di Indonesia. Dengan membaikot produk negara itu akan bisa melemahkan ekonomi Perancis.

Aksi unjukrasa itu diakhiri dengan berdoa bersama yang dipimpin Tgk Saiful. Selain itu, pengunjuk rasa juga membakar foto Presiden Perancis, Emmanual Macron. Kecuali itu, warga yang tergabung dalam Ormas Islam juga menginjak-nginjak foto Presiden Perancis. Usai melakukan aksi protes, pengunjuk rasa melaksanakan Shalat Asar di Masjid Agung Alfalah Sigli.(naz)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved