Kamis, 23 April 2026

Dua Pelaku Begal Terhadap Kolonel Marinir Pangestu Ditangkap, Ini Pengakuannya

HS (32) dan RY (39), dua pelaku begal terhadap Kolonel Marinir Pangestu Widiatmoko, diringkus polisi.

Editor: Faisal Zamzami
Kolase Wartakotalive.com/Istimewa
Kolonel (Mar) Pangestu Widiatmoko, seorang perwira marinir dibegal di Jalan Medan Merdeka Barat, Kecamatan Gambir, Jakarta Pusat, Senin (26/10/2020). 

SERAMBINEWS.COM - HS (32) dan RY (39), dua pelaku begal terhadap Kolonel Marinir Pangestu Widiatmoko, diringkus polisi.

Namun pelaku lain N dan D yang bertugas mengamati pergerakan target dan mengawasi situasi masih buron dan kini masuk daftar pencarian orang (DPO).

Aksi kedua pelaku sempat viral di media sosial karena korbannya merupakan seorang anggota TNI.

Kolonel Marinir Pangestu menjadi korban pembegalan di Jalan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Senin (26/10/2020) sekitar pukul 06.45.

Saat membegal Kolonel Marinir Pangestu, pelaku berinisial RHS berperan sebagai eksekutor.

Sedangkan RY bertugas sebagai joki sepeda motor.

Keduanya kini telah ditetapkan sebagai tersangka.

Mereka dijerat Pasal 363 KUHP Jo Pasal 53 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal tujuh tahun penjara.

Kapolda Metro Jaya Irjen Nana Sudjana, Sabtu (7/11/2020), mengatakan pada kepada polisi, RHS dan RY mengaku tidak mengetahui jika Pangestu adalah perwira Marinir.

"Mereka saat beraksi kemarin tak tahu korban anggota TNI.

Kalau tahu nggak akan berani," kata Kapolda Metro Jaya Irjen Nana Sudjana, Sabtu (7/11/2020).

Dari pengakuan kedua pelaku, mereka mengincar korban yang akan menjadi target secara acak.

Kapolda Nana mengakui peristiwa yang menimpa Kolonel Marinir Pangestu menghebohkan media massa dan media sosial.

Aksi pembegalan itu juga terekam CCTV.

"Jadi mereka pakai kaos merah dan jaket putih, serta celana jeans," ujar Kapolda Nana.

Selain itu kedua pelaku begal Kolonel Marinir Pangestu dinyatakan positif narkoba.

Hal itu diketahui setelah kedua pelaku yakni RHS (32) dan RY (39) menjalani tes urine di Polda Metro Jaya.

"Kedua tersangka tersebut positif narkoba, amphetamine," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus, Sabtu (7/11/2020).

Meski begitu, lanjut Yusri, polisi tidak menemukan barang bukti narkoba ketika keduanya ditangkap.

"Belum kita temukan (barang bukti narkoba)," ujar dia.

Kolonel Marinir Pangestu dibegal saat bersepeda dari kediamannya di kawasan Cilandak, Jakarta Selatan.

Para pelaku berupaya mengambil tas korban.

Namun, upaya itu gagal setelah Kolonel Marinir Pangestu melakukan perlawanan.

Kolonel Marinir Pangestu  pun terjatuh dari sepedanya dan mengalami luka robek di pelipis kiri dan memar di bagian kepala belakang.

Setelahnya, para pelaku tancap gas melarikan diri.

Sementara Kolonel Marinir Pangestu dibawa ke RS Angkatan Laut oleh anggota Polda Metro Jaya.

Baca juga: Pria Ini Menyesal Sudah 20 Kali Begal Buah Dada Wanita, Kena Penyakit Kelamin dan Minta Dihukum Mati

Baca juga: Anggota TNI Dibegal 4 Orang Terekam CCTV, Polisi: Korban Perwira Marinir Melawan Begal hingga Jatuh

Kronologi Kolonel Marinir Jadi Korban Begal

Seorang perwira Marinir yang sedang bersepeda dekat Istana Merdeka menjadi korban begal yang mengincar pesepeda.

Berdasarkan laporan polisi, korban diketahui bernama Kolonel (Mar) Pangestu Widiatmoko.

Ia sedang bersepeda di Jalan Medan Merdeka Barat, tepatnya melintas di seberang jalan depan Gedung Kantor Kementerian Pertahanan sekitar pukul 06.45 WIB.

Laporan polisi menyebutkan tindak pidana percobaan pencurian mengakibatkan pejabat marinir atas nama Kolonel (Mar) Pangestu Widiatmoko mengalami luka robek di pelipis kiri dan memar di kepala bagian belakang.

S
Seorang perwira Marinir yang sedang bersepeda dekat Istana Merdeka menjadi korban begal yang mengincar pesepeda. (istimewa)

Laporan itu menyebutkan, sekira pukul 06.45 WIB saat Pangestu melintas di bawah jembatan penyebrangan orang di seberang jalan Gedung Kemenhan, peristiwa terjadi.

Pelaku menggunakan sepeda motor yang belum diketahui nomor polisinya berusaha mengambil tas yang berisi hp milik Pangestu yang diletakkan di sepeda.

Dikutip Tribunmedan.com dari Tribunnews.com, saat itu Pangestu mengayuh sepeda MTB KHS dengan suspensi ganda.

Karena melihat gelagat akan menjadi sasaran begal, Pangestu berusaha mempertahankan tas tersebut.

Ini mengakibatkan Pangestu terjatuh dari sepeda dan mengalami luka robek di pelipis kiri, memar di kepala bagian belakang.

Melihat korbannya terjatuh, pelaku kabur ke Jalan Jend Sudirman.

Di lokasi kejadian, Pangestu ditolong oleh polisi jaga Polda, yaitu Briptu Angga dan petugas sekuriti Pamdal Monas.

Selanjutanya Pangestu dibawa ambulans menuju RSAL Mintoarjo didampingi Briptu Angga.

Di RSAL Pangestu langsung ditangani dokter UGD RSAL.

Devin, tokoh pesepeda di Jakarta menyatakan Jakarta darurat begal sepeda.

Dibutuhkan tindakan keras dan terencana dari polisi untuk meredam aksi begal yang sudah semakin nekat dan seperti mengejek polisi.

Dalam catatan Warta Kota, dalam seminggu ini sudah terjadi tiga kali aksi begal yang menyasar pesepeda di jalan ramai dan pada waktu aktivitas di jalanan ramai.

Kejadian pertama terjadi di depan Lapangan Tembak, Senayan dan kejadian berikutnya di depan Gedung DPR/MPR.

Marak Jambret Sepeda, Polisi Berpakaian Preman Disebar di Jakarta Pusat.

Polres Metro Jakarta Pusat bentuk tim khusus untuk mencegah jambret sepeda yang tengah marak di Ibukota Jakarta.

Tim khusus itu beranggotakan 20 polisi berpakaian preman.

Wakapolres Metro Jakarta Pusat Heri Opusunggu mengatakan, tim khusus yang dibentuk bersama Polsek Metro Menteng itu diharapkan dapat cegah tindak kejahatan terhadap pesepeda.

"Anggota tim polisi berpakaian preman ini kami sebar di beberapa titik krusial penjambretan," ujar Heri dihubungi.

Saat ini, kata Heri, pihaknya tengah memetakan wilayah dan jam rawan aksi kejahatan jambret sepeda.

Tim khusus akan dimobilisasi memantau para pesepeda di Jalan Sudirman-Thamrin, Jakarta Pusat.

"Yang jelas kami akan berikan tindakan tegas terhadap para pelaku tindak kejahatan," ucapnya.

Baca juga: 7 Dampak Dirasakan Jika Setiap Hari Konsumsi Telur, Tingkatkan Sistem Kekebalan Tubuh

Baca juga: VIRAL Suami Istri Siksa Gadis 17 Tahun, Hantam Sampai Cucuk Kaki dengan Api Dupa Hio

Baca juga: Usai Melahirkan Bayi Prematur Berjenis Kelamin Perempuan, Kondisi Zaskia Gotik Membaik

Artikel ini telah tayang di Tribunjakarta.com dengan judul Kapolda Metro Jaya: Kalau Tahu Anggota TNI, Begal Perwira Marinir Nggak Akan Berani

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved