Breaking News:

Joe Biden

Joe Biden Terpilih jadi Presiden Amerika Serikat, Berjanjin Menyatukan Rakyat, Bukan Memecah Belah

"Saya berjanji bakal bekerja dengan sepenuh jiwa untuk memenangkan kepercayaan yang sudah diberikan oleh rakyat," jelas Biden.

Editor: Faisal Zamzami
AFP/ANGELA WEISS
Capres Partai Demokrat Joe Biden 

SERAMBINEWS.COM, WILMINGTON - Joe Biden memberikan pidato pertamanya sebagai presiden terpilih AS di kediamannya di Wilmington, Negara Bagian Delaware.

Dalam pidatonya, dia berjanji bakal menyatukan Amerika Serikat dan memulihkan perpecahan setelah "menang meyakinkan" dari rivalnya, petahana Donald Trump.

"Saya berjanji bakal bekerja dengan sepenuh jiwa untuk memenangkan kepercayaan yang sudah diberikan oleh rakyat," jelas Biden.

 Dia mengaku "memahami kekecewaan" yang dirasakan oleh publik pendukung Trump.

Karena itu, dia meminta agar diberikan kesempatan.

"Ini waktunya untuk membuang retorika kasar, mendinginkan situasi, memerhatikan satu sama lain, dan mendengarkan satu sama lain," kata dia.

Dilansir AFP dan Sky News Minggu (8/11/2020), presiden terpilih berusia 77 tahun itu menyatakan yang dia inginkan adalah persatuan, bukan perpecahan.

"Ini waktunya pemulihan bagi Amerika. Mereka bukan musuh kita. Mereka juga warga kita. Marilah kita umumkan era demonisasi berhenti di sini," tegasnya.

Mantan wakil presiden era Barack Obama itu berjanji tak hanya memulihkan jiwa maupun mengangkat tulang punggung "Negeri Uncle Sam".

Dia juga menegaskan dia menjadi presiden ke-45 AS untuk membuat negara adidaya tersebut kembali diperhitungan di level dunia.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved