Breaking News:

Ketua DPRK Banda Aceh: Rumah Sakit Tidak Boleh Tolak Pasien

Ketua De­wan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Banda Aceh, Farid Nyak Umar, me­minta pihak rumah sakit tidak menolak pasien yang ingin berobat

hand over dokumen pribadi
Ketua DPRK Banda Aceh, Farid Nyak Umar 

BANDA ACEH - Ketua De­wan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Banda Aceh, Farid Nyak Umar, me­minta pihak rumah sakit tidak menolak pasien yang ingin berobat karena kha­watir Covid19. Hal terse­but ditegaskan kembali Farid Nyak Umar dalam rapat Badan Anggaran (Banggar) DPRK bersa­ma dengan kepala dinas kesehatan dan 11 kepa­la Puskesmas se - Kota Banda Aceh, pada Rabu (11/11/2020).

Disamping itu Farid Nyak Umar, juga meminta kepada pihak rumah sakit agar memastikan tena­ga medis dan para medis terproteksi memiliki Alat Perlindung Diri (APD) yang lengkap, supaya mereka merasa nyaman dalam menjalankan tugasnya.

“Kami minta di­nas kesehatan segera menyurati seluruh rumah sakit di Banda Aceh baik milik pemerintah mau­pun swasta untuk tidak melakukan penolakan ter­hadap pasien yang ingin berobat. Kami tidak ingin penolakan pasien oleh be­berapa rumah sakit swas­ta terulang kembali,” kata Farid Nyak Umar di Ru­ang Rapat Banggar, Kamis (12/11/2020).

Farid Nyak Umar men­jelaskan terkait dengan pe­layanan kesehatan di pan­demi covid-19, ia juga minta Dinas Kesehatan Kota Ban­da Aceh untuk menyusun dan menetapkan standar operasional prosedur (SOP) dan sistem penanganan terpadu kepada unit-unit layanan kesehatan, baik rumah sakit pemerin­tah maupun rumah sakit swasta, serta fasilitas kes­ehatan tingkat pertama (Puskesmas).

Disamping itu rumah sakit harus memperjelas bagaimana sistem dan alur penanganan jika ada masyarakat atau pasien dengan gejala mengarah ke covid 19 datang bero­bat. Menurutnya hal ini penting, sehingga tidak ada lagi unit layanan kes­ehatan menolak pasien karena khawatir terpapar covid-19.

“Kami juga meminta agar rumah sakit yang ada di Banda Aceh baik milik pemerintah maupun swasta untuk tidak meno­lak pasien dengan alasan takut terpapar covid,” kata Farid Nyak Umar.

Disampaikan Farid, pihaknya sangat paham bahwa keselamatan tenaga medis dan paramedis ada­lah prioritas utama. DPRK sangat mengapresiasi ker­ja keras tenaga medis dan paramedis yang berada di garda terdepan sejak awal covid-19 terjadi, demi memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved