Breaking News:

Opini

Membangun Ekonomi dengan Entrepreneurship

ENTREPRENEUR atau wirausahawan merupakan seseorang melakukan  pengembangan perusahaan utamanya bisnis baru dengan inovasi

Guru Besar Ilmu Ekonomi Studi Pembangunan Unimal Aceh 

Prof. Dr. Apridar, S.E., M. Si

Guru Besar Ilmu Ekonomi Studi Pembangunan Unimal Aceh

ENTREPRENEUR atau wirausahawan merupakan seseorang melakukan  pengembangan perusahaan utamanya bisnis baru dengan inovasi atau bentuk usaha lain dengan berani mengambil resiko, dimana seringnya mendapat keuntungan yang signifikan dari kesuksesan usaha mereka.  Kesuksesan dari entrepreneur tidak hanya secara mandiri dalam mengembangkan bisnisnya, namun bisnis mereka juga melibatkan inovasi dan kepemimpinan.

Seorang entrepreneur sering berpikir di luar kotak kebiasaan orang lain dengan optimisme dan yakin serta tanpa keraguan dalam merealisasikan ide-idenya. Keterbatasan pengetahuan, asset serta sumberdaya tidak menjadi hambatan, namun selalu punya cara untuk dapat menyukseskan tujuan bisnis mereka. Perubahan dunia dalam bidang ekonomi khususnya yang begitu cepat, tidak menghilangkan fokus pada apa yang akan membawa hasil.

Nabi Muhammad SAW merupakan seorang pebisnis yang ulung dan sukses, bermula dari mental mandiri dan pantang menyerah sejak anak-anak telah hidup berdikari sebagai pengembala kambing untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Usia 12 tahun sudah berwirausaha bersama pamannya Abu Thalib ikut dalam rombongan dagang ke Suriah (Syam). Di usianya 17 tahun sudah mahir berdagang tidak hanya ke Syam, namun beliau sudah menjadi pemimpin kafilah dagang ke Yordania, Busra Bahrain, Irak, Hijaz, dan Yaman.

Dengan kejujuran serta komitmen Nabi Muhammad tidak pernah mengecewakan pelanggan, serta tidak membeda-bedakannya apakah itu elite bangsawan, orang biasa atau budak sekalipun. Kinerja yang beliau berikan mendapat apresiasi luar biasa dari berbagai kalangan. Beliau dengan jujur memaparkan terhadap kualitas suatu barang dagangan apakah itu kelebihannya atau kekurangan kepada pelanggan. Beliau juga tidak pernah melakukan perang harga dengan sesama pedangang sehingga dinobatkan sebagai "Al-Amin" yaitu orang yang bisa dipercaya.

Keberhasilan seseorang dalam kehidupan dunia nyata, sangat ditentukan oleh proses yang telah dilaluinya. Seperti halnya terhadap orang yang semasa kecil dalam mengikuti pendidikan selalu berusaha untuk melaksanakan proses/semua tugas yang diberikan guru dengan baik dan jujur secara optimal. Tidak pernah terlintas pada dirinya untuk menyontek, apa lagi bolos ketika pelajaran yang dianggap sulit. Berbagai kewajiban selalu dilaksanakan dengan baik dan tanpa mengeluh. Ketekunan yang dilakukan di bangku sekolah dahulu akan tercermin terhadap kinerja dalam menyelesaikan setiap persoalan di dunia kerja.

Berbagai persoalan baik besar maupun kecil, selalu diselesaikan dengan tuntaskan dan bijak oleh mereka yang ketika di sekolah selalu tekun. Namu bagi mereka yang malas dan sering mencari jalan pintas ketika di sekolah, semisal sering nyontek ketika ujian dan berprilaku tidak jujur, maka saat menghadapi kehidupan di dunia nyata ia sering tidak mampu menyelesaikan kewajibannya. Bahkan  kepada hal-hal yang sangat sepele pun ia sering terkendala serta tidak mampu menyelesaikannya dengan baik dan tuntas. Ia selalu memberikan laporan asal pimpinan senang (APS).

Prilaku tidak baik ketika proses pendidikan biasanya terbawa saat terjun dalam kehidupan bermasyarakat. Ketidakjujuran dan kebiasaan menyontek saat sekolah ia cenderung diteruskan dengan perilaku tidak baik semisal korupsi dalam dunia kerja.

                                                                                      Pendidikan karakter bisnis

Halaman
12
Editor: hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved