Rabu, 22 April 2026

Kesehatan

Gejala Kanker Rahim Pada Wanita, Kenali Sebelum Terlambat dan Membahayakan

Penyakit ini muncul akibat tumbuhnya sel abnormal dalam tubuh hingga menyerang jaringan tubuh yang sehat.

Editor: Nur Nihayati
Google/Net
Ilustrasi 

Penyakit ini muncul akibat tumbuhnya sel abnormal dalam tubuh hingga menyerang jaringan tubuh yang sehat.

SERAMBINEWS.COM - Kanker rahim salah satu jenis penyakit diderita kaum hawa.

Banyak sekali jenis kanker di dunia ini.

Kanker bisa tumbuh kapan saja dan bisa dialami oleh siapa saja, terutama oleh kaum perempuan.

Kanker juga dikenal sebagai salah satu penyakit penyebab kematian tertinggi di dunia.

Penyakit ini muncul akibat tumbuhnya sel abnormal dalam tubuh hingga menyerang jaringan tubuh yang sehat.

Salah satu jenis kanker yang kerap menyerang kaum perempuan adalah kanker rahim.

Baca juga: Hingga Hari ke-6, Belum Ada Pelamar yang Mendaftar Lelang Jabatan di Pemko Subulussalam

Baca juga: Kemendagri Optimis Target Partisipasi Pemilih 77,5 Persen Dapat Tercapai

Baca juga: Simak, Doa Agar Husnul Khotimah, Lengkap dengan Ciri-cirinya, Amalkan Setiap Hari

Kanker rahim menjadi salah satu penyakit yang ditakuti oleh kaum hawa karena kesuburan dan nyawa menjadi taruhannya.

Oleh karena itu, kamu perlu mengenali tanda dari kanker rahim agar bisa segera memeriksakannya ke dokter dan mendapatkan penanganan yang tepat.

Melansir dari alodokter.com, rahim merupakan bagian dari organ reproduksi wanita.

Fungsi utamanya adalah sebagai tempat tumbuh dan berkembangnya janin sebelum dilahirkan.

Sayangnya, sel-sel kanker yang muncul pada organ ini bisa membuat seorang wanita kehilangan rahim.

Faktor Risiko dan Penyebab Kanker Rahim

Meski penyebab kanker rahim belum diketahui secara pasti, ada beberapa faktor yang mungkin bisa meningkatkan risiko wanita terkena penyakit ini, yaitu:

Memiliki berat badan berlebih.
Berusia 60 tahun ke atas.
Mendapat menstruasi pertama sebelum usia 12 tahun.
Menderita diabetes dan tekanan darah tinggi.
Memiliki keluarga yang menderita kanker rahim.
Pernah menjalani terapi radiasi pada panggul.
Menderita tumor ovarium atau sindrom ovarium polikistik.
Mengonsumsi obat hormon estrogen tanpa progesteron, atau mengonsumsi obat tertentu, seperti tamoxifen untuk mengobati kanker payudara.
Faktor-faktor risiko di atas tidaklah mutlak, karena ada juga wanita yang masuk dalam daftar tersebut tapi tidak menderita kanker rahim.

Ada pula wanita yang terjangkit kanker rahim tapi tidak memiliki faktor risiko di atas.

Tanda-tanda kanker rahim

Penting bagimu untuk mengenali tanda-tanda awal kanker rahim agar penyakit ini dapat terdeteksi sedini mungkin.

Berikut ini adalah 5 gejala yang merupakan tanda awal kanker rahim:

1. Perdarahan abnormal

Tanda awal kanker rahim yang paling sering dialami oleh wanita adalah pendarahan vagina yang tidak normal atau berkepanjangan.

Contohnya, pendarahan setelah menopause, di antara siklus menstruasi, dan perdarahan setelah berhubungan seks.

2. Keputihan berbau

Keputihan yang normal umumnya berwarna jernih, tidak berbau, dan jumlahnya tidak berlebihan.

Munculnya keputihan yang berwarna merah muda atau cokelat, mengandung darah, atau disertai bau busuk bisa menjadi pertanda adanya masalah atau gangguan pada sistem reproduksi termasuk kanker rahim.

3. Nyeri saat berhubungan seksual

Tanda kanker rahim berikutnya adalah munculnya rasa sakit saat berhubungan seksual.

Biasanya nyeri ini akan diikuti dengan pendarahan setelah berhubungan seksual.

4. Nyeri panggul

Nyeri panggul juga bisa menjadi gejala kanker rahim.

Nyeri panggul yang merupakan tanda kanker rahim biasanya disertai dengan munculnya rasa sakit pada perut bagian bawah pusar.

Nyeri yang dirasakan bisa muncul terus-menerus atau dan hilang-timbul.

5. Nyeri saat buang air kecil

Meski ini jarang terjadi, nyeri saat buang air kecil juga bisa menjadi tanda kanker rahim.

Rasa nyeri ini bisa muncul akibat pertumbuhan sel kanker yang menekan kandung kemih dan saluran kemih.

Selain gejala-gejala di atas, hal lain yang bisa menjadi pertanda kanker rahim adalah hilangnya nafsu makan, penurunan berat badan secara tiba-tiba, rasa lelah yang tidak diketahui penyebabnya, nyeri punggung, nyeri kaki, hingga pembengkakan pada kaki.

Jika kamu mengalami tanda kanker rahim yang dipaparkan di atas, segeralah periksakan diri ke dokter.

Dokter akan melakukan beberapa tes, termasuk Pap smear, untuk memastikannya.

Apabila dari hasil pemeriksan tersebut ditemukan adanya pertumbuhan sel kanker pada rahim, dokter akan memberikan penanganan sesuai dengan stadium kanker rahim dan kondisimu secara umum.

Pengobatan Kanker Rahim

Mengutip dari alodokter.com metode yang paling sering dilakukan untuk mengobati kanker rahim adalah histerektomi atau operasi pengangkatan rahim.

Histerektomi bisa dikombinasikan dengan radioterapi dan kemoterapi untuk memaksimalkan pengobatan.

Penanganan kanker rahim dapat dilakukan oleh dokter spesialis kandungan subspesialis ginekologi onkologi.

Perlu diketahui, penderita yang sudah menjalani pengobatan dengan histerektomi tidak bisa lagi memiliki keturunan.

Bagi penderita yang masih ingin memiliki anak, dokter dapat memberikan obat pengendali hormon untuk mengatasi kanker rahim.

Pencegahan Kanker Rahim

Kanker rahim tidak dapat dicegah, namun risiko terserang kanker rahim bisa dikurangi dengan melakukan beberapa hal di bawah ini:

Mengontrol kadar gula darah.
Menjaga berat badan ideal.
Menggunakan pil KB kombinasi, bukan hanya estrogen.

Artikel ini telah tayang di Tribuncirebon.com dengan judul Tanda-tanda Awal Kanker Rahim Pada Wanita, Kenali Sebelum Terlambat dan Membahayakan,

Sumber: Tribun Cirebon
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved