Video
VIDEO Geliat Budidaya Jamur Tiram yang Terhenti Akibat Pandemi Covid-19
Warga Desa Kuta Padang, Kecamatan Johan Pahlawan, Aceh Barat itu, kini bahkan sudah memiliki sekira lima ratus blog jamur tiram.
Laporan Yulham | Aceh Barat
SERAMBINEWS.COM, MEULABOH – Memamfaatkan lahan tiga kali tiga meter, Sahril (39) sukses membudidayakan jamur tiram yang kini menjadi salah satu sumber pendapatan rumah tangganya.
Warga Desa Kuta Padang, Kecamatan Johan Pahlawan, Aceh Barat itu, kini bahkan sudah memiliki sekira lima ratus blog jamur tiram.
Sahril sudah mulai membudidayakan jamur tiram sejak tahun lalu, namun usahanya kemudian terhenti, dan baru dimulai kembali sebulan terakhir.
Kondisi itu tak terlepas dari pandemi covid-19, yang mengakibatkan pasokan bibit jamur tiram dari luar daerah terhenti.
NARATOR : ILHAM
VIDEO EDITOR : REZA MUNAWIR
Jamur tiram yang dibudidayakannya pun kini sudah memiliki pelanggan tetap, mulai dari konsumsi rumah tangga hingga pedagang mie serta rumah makan, dengan nilai jual Rp. 35 ribu perkilogram.