Breaking News:

Kabar Bireuen

Bupati Bireuen Serahkan Klaim Bagi Peserta BPJS Ketenagakerjaan

Dari 609 desa, aparatur gampong yang belum terdaftar sebagai peserta BPJS ketenagakerjaan hanya tinggal 123 desa lagi.

Penulis: Yusmandin Idris | Editor: Taufik Hidayat
FOTO KBR
Bupati Bireuen, Dr H Muzakkar A Gani SH MSi didampingi Kepala BPJS Ketenagakerjaan foto bersama ahli waris penerima klaim program jaminan sosial dari The Kontana Coffe, Kamis (19/11/2020) sore. 

Laporan Yusmandin Idris | Bireuen

SERAMBINEWS.COM, BIREUEN - Bupati Bireuen Dr H Muzakkar A Gani SH MSi bersama dengan Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Lhokseumawe, Syarifah Wan Fatimah, menyerahkan secara simbolis klaim BPJS Ketenagakerjaan kepada tiga ahli waris, di The Kontana Coffe dan Resto Bireuen, Kamis (19/11/2020) sore.

Bupati Bireuen, Dr H Muzakkar A Gani SH MSi, selesai penyerahan santunan dalam rapat koordinasi dan evaluasi program BPJS Ketenagakerjaan (BP-Jamsostek) terkait kepesertaan tenaga kerja Non-ASN, mengatakan, perkembangan ada kemajuan luar biasa dari 609 desa, aparatur gampong belum terdaftar peserta tinggal 123 desa sudah mengikuti program BPJS ketenagakerjaan.

"Kita terus mendorong desa yang belum untuk mendaftarkan aparatur gampong, juga pegawai kita yang non ASN melalui dinas terkait untuk menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan, begitu juga terhadap tenaga kerja di perusahaan," jelas Bupati.

Sementara bagi pekerja diluar pemerintah, kata Bupati Muzakkar, tentu saja kita akan mendorong dan bekerjasama dengan BP-Jamsostek untuk melakukan sosialisasi, terkait manfaat keikutsertaan menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan ini.

Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Lhokseumawe, Syarifah Wan Fatimah dalam pertemuan dihadiri asisten, kepala SKPK, juga Kepala BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Perintis Bireuen, Yulia Agustina, diantaranya mengatakan, BPJS  berterimakasih kepada Pemkab Bireuen telah mengikutsertakan perangkat desa di Bireuen sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan.

"Ada empat program jaminan sosial Ketenagakerjaan yaitu perlindungan jaminan kecelakaan kerja, jaminan kematian, jaminan hari tua, dan jaminan pensiun," jelas Syarifah Wan Fatimah.(kbr)

Baca juga: Penanganan Covid-19, Mendagri Terbitkan Instruksi, Kepala Daerah tak Patuh Dikenai Sanksi

Baca juga: Viral Cerita Wanita Tak Haid Selama 10 Bulan,Usai diperiksa Ternyata Idap PCOS, Begini Gejalanya

Baca juga: VIRAL Miliki Mata Mirip Naruto, Seorang Gadis Sebut Mata Demikian Turunan dari Ayah

Baca juga: Viral Wisuda di Puncak Gunung Marapi, Sempat Ada Badai dan Kabut hingga Berjuang Mendaki 7 Jam

Baca juga: Gagal Terbentuk Dalam Rahim, Bayi Langka Ini Terlahir Memiliki Dua Alat Kelamin

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved