Breaking News:

Masjid Raya Baiturrahman Diusul jadi Warisan Dunia

Masjid Raya Baiturrahman dinilai layak untuk diusulkan ke UNESCO sebagai situs warisan dunia (world heritage)

SERAMBINEWS.COM/M ANSHAR
MAsjid Raya Baiturrahman 

* Pemerintah Aceh Rencanakan Pemugaran Sesuai Desain Aslinya

BANDA ACEH - Masjid Raya Baiturrahman dinilai layak untuk diusulkan ke UNESCO sebagai situs warisan dunia (world heritage). Oleh karena itu, Pemerintah Aceh berencana melakukan pemugaran untuk mengembalikan desain masjid sebagaimana aslinya.

Wacana tersebut terungkap dalam Focus Group Discussion (FGD) pembuatan dokumen Detail Engineering Design (DED) Rehabilitasi Masjid Raya Baiturrahman untuk dijadikan warisan budaya dunia ke UNESCO, Rabu (18/11/2020).

FGD dipimpin Sekretaris Perkim Aceh, M Rizal. Hadir antara lain Asisten II Sekretariat Daerah (Setda) Aceh, HT Ahmad Dadek, Imam Besar Masjid Raya Baiturrahman, Prof Dr Azman Usmanuddin, Ahli Sejarah Aceh, UPTD Masjid Raya, Dinas PUPR Kota Banda Aceh, Bappeda Aceh, Biro Pembangunan, Biro Keistimewaan, Biro Kesra, Dinas Syariat Islam, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, Akademisi Fakultas Teknis Unsyiah, Universitas Muhammadiyah, dan Tim Cagar Budaya Kota Banda Aceh.

Asisten II Setda Aceh, HT Ahmad Dadek, menyampaikan, secara historis, Masjid Raya Baiturrahman telah mengalami beberapa kali perubahan. Dimulai pada tahun 1881 dengan Arsitek Gerrits Bruins, diadaptasi oleh LP Luiiks, Masjid Raya Baiturrahman dibangun dengan satu kubah.

Pada tahun 1936, melalui arsitek Ir M Tahir, Masjid Raya Baiturrahman dikembangkan menjadi dua kubah. Tahun 1957 ditambah menjadi lima kubah, dan tahun 1991 ditambah menjadi tujuh kubah.

“Umur Masjid Raya Baiturrahman yang sudah berusia diatas 50 tahun lebih itu, memiliki arti khusus sejarah, ilmu pengetahuan, pendidikan, agama dan kebudayaan serta memiliki nilai budaya bagi penguatan kepribadian,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Balai Pelestarian Cagar Budaya Provinsi Aceh, Nurmantias, menegaskan, Masjid Raya Baiturrahman merupakan benda cagar budaya yang harus dipelihara dan dilestarikan. Masjid Raya Baiturrahman juga menjadi landmark Kota Banda Aceh dan kebanggana rakyat Aceh.

“Oleh karena itu, Masjid Raya Baiturrahman Banda Aceh sudah sewajarnya diusul menjadi World Heritage ke UNESCO, karena menjadi contoh bangunan yang istimewa secara arstitektur, mewakili sebuah karya jenius dan kreatif dari manusia,” imbuhnya.

Konsultan Perencana, Vidiana Diah Arini, saat melakukan paparannya menjelaskan, Masjid Raya Baiturrahman secara langsung juga terkait dengan berbagai peristiwa dan tradisi hidup, gagasan, kepercayaan dan karya seni sastra yang memiliki makna universal.

Terkait hal itu, agar Masjid Raya Baiturrahman dapat diusulkan ke UNESCO sebagai situs warisan dunia, Pemerintah Aceh berencana memugar Masjid Raya Baiturrahman dengan mengembalikan bentuk dan desain masjid sebagaimana aslinya.

“Termasuk material yang digunakan juga akan dikembalikan sesuai dengan aslinya,” ungkap Kadis Perkim Aceh, Ir H T Mizwan MT. “Sehingga dapat diusul ke UNESCO untuk mendapat pengakuan dunia menjadi salah satu warisan budaya dunia yang berasal dari Aceh,” tambahnya.

Di samping itu, saat ini memang ada beberapa bagian masjid yang perlu diperbaiki, seperti atap, ruang aula dan pustaka dan beberapa bagian lainnya. “Atapnya sering bocor, ruang aula dan pustaka sering tergenang air hujan, sound system menggema, drainase kurang memadai, dan beberapa hal lainnya. Ini perlu ditangani serius untuk memaksimalkan fungsinya sebagai rumah ibadah yang nyaman sekaligus untuk diusul menjadi warisan budaya dunia,” sebut Mizwan.

Di akhir diskusi, Asisten II Setda Aceh, Ahmad Dadek, mengharapkan dari FGD itu didapat berbagai masukan terkait dengan rencana pemugaran Masjid Raya Baiturrahman Banda Aceh. “Agar masjid bisa menjadi lebih indah dan berkesan,” tutur Dadek.(her)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved