Breaking News:

Salam

Pelanggan Ingin Kelancaran Distribusi Air dari PDAM

PDAM Tirta Daroy mengaku sedang mengebut pekerjaan revitalisasi atau proyek penjernihan serta peningkatan produksi air bersih

Pelanggan Ingin Kelancaran Distribusi Air dari PDAM
Serambinews.com
T NOVIZAL AIYUB, Direktur PDAM Tirta Daroy. (Serambinews.com/file)

PDAM Tirta Daroy mengaku sedang mengebut pekerjaan revitalisasi atau proyek penjernihan serta peningkatan produksi air bersih untuk melayani kebutuhan masyarakat, khususnya pelanggan Banda Aceh. Ekses proyek revitalisasi itu, layanan air ke pelanggan selama ini sering distop sehingga banyak pelanggan yang mengeluh hingga sekarang. Apalagi, menurut masyarakat, air PDAM sering hanya mengalir dua hari dalam sepekan.

Dirut PDAM Tirta Daroy Banda Aceh, T Novrizal Aiyub mengatakan, penyebab macetnya air karena saat ini sedang dilakukan upgrade unit pengolahan Lambaro untuk meningkatkan kapasitas dari 600 liter/detik menjadi 800 liter/detik. Program itu dilakukan untuk meningkatkan pelayanan air bersih kepada pelanggan. Namun karena pengerjaan peningkatan kapasitas itu dilakukan pada unit produksi lama, maka ikut menganggu produksi air bersih.  Justru itulah, belakangan ini suplai air ke pelanggan jadi tidak merata lantaran pihak PDAM melakukan distribusi secara bergilir.

Dirut PDAM itu menjanjikan pada Desember 2020 proyek revitalisasi itu bisa rampung dan distribusi air ke pelanggan bisa lancar kembali tanpa penggiliran.

Sebagai perusahaan daerah yang harus memberikan pelayanan untuk memenuhi kebutuhan air bersih di Banda Aceh, namun dalam perjalanannya sering mendapat keluhan masyarakat atau pelanggannya. Keluhan masyarakat makin lama makin “nyaring” terdengar karena semakin sulitnya untuk mendapatkan air bersih.

Kita akui, masalah menahun ini sudah cuba diatasi, tapi ternyata hingga masih menjadi kendala yang belum sepenuhnya dapat diatasi oleh Pemerintah Kota Banda Aceh. Ditambah lagi, kebutuhan air bersih masyarakat dari hari ke hari semakin meningkat, seiring dengan meningkatnya jumlah penduduk dari tahun ke tahun.

Di sisi lain kita juga melihat, masalah PDAM Tirta Daroy bukan hanya keterbatasan kemampuan produksinya terkait dengan masalah taknis, tapi soal ketersediaan air baku juga menjadi hambatan selama ini, terurtama karena bendungan karet di kawasan Lambaro sudah tak lagi berfungsi secara baik hingga intrusi air asin semakin tajam. Bendungan Karet itu adalah urusan Pemerintah Provinsi atau Pusat.

Jadi, urusan air bersih ini memang menyangkut banyak hal dan banyak pihak. Namun, pemerintah pemerintahan wajib mengatasinya karena ini menyangkut dengan playanan dasar sebagaimana ditegaskan dalam Pasal 12 ayat (1) Undang‑Undang RI Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah. Karena itu, semestinya penyelenggaraan pelayanan air bersih sebagai urusan wajib pelayanan dasar berbanding linear dengan pelayanan air bersih yang berkualitas dan mampu memberikan kepuasan bagi setiap warga masyarakat dalam mengakses pelayanan dasar air bersih.

Makanya, pengelolaan sumber‑sumber air, sistem penyediaan, dan distribusi air bersih oleh  PDAM selaku operator harus berjalan baik sehingga warga tak mengeluh ketiadaan air bersih. perlu , pada umumnya masih dikeluhkan warga.

Di Banda Aceh dan juga hampir semua wilayah perkotaan di daerah lainnya, persoalan ketidaklancaran distribusi air PDAM selaku operator sepertinya belum menemukan alternatif penyelesaian yang optimal. Padahal, sebagai pelanggan air bersih, tentu kita berharap agar PDAM sebagai sebuah perusahaan daerah mampu memaksimalkan pelayanan dengan meraih cakupan layanan hingga 100% diiringi kemampuan untuk menyediakan air bersih secara terus‑menerus selama 24 jam per hari.

Karena itu, kita berharap Pemerintah Pusat dan Pemerintah Provinsi Aceh bisa segera memasang bendungan karet yang untuk sehingga menjamin ketersediaan air baku agar tidak ada lagi alasan minor yang terdengar tiap tahun, yakni kekurangan sumber air baku, menurunnya debit air, dan lain-lain.

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved