Sabtu, 9 Mei 2026

Hari Ini, Polisi Kuras Rawa Ujong Kalak

Polres Aceh Barat, Jumat (20/11/2020) hari ini, akan menguras salah satu rawa di Desa Ujong Kalak, Kecamatan Johan Pahlawan, Aceh Barat

Tayang:
Editor: bakri
www.serambitv.com
Pria bersebo sebagai pelaku perampokan emas itu seperti lenyap ditelan bumi dan menghilang di sebuah rawa berukuran 20x20 meter. 

* Diduga Tempat Bersembunyi Perampok Bersebo

MEULABOH - Polres Aceh Barat, Jumat (20/11/2020) hari ini, akan menguras salah satu rawa di Desa Ujong Kalak, Kecamatan Johan Pahlawan, Aceh Barat. Langkah tersebut dilakukan polisi karena rawa itu diduga menjadi tempat bersembunyinya pria bersebo seusai merampok Toko Emas ‘Amin’ di Jalan Teuku Umar, Gampong Panggong, Kecamatan Johan Pahlawan, Aceh Barat, pada Selasa (17/11/2020) siang sekitar pukul 12.30 WIB. 

Untuk membersihkan dan menguras rawa yang dipenuhi tanaman eceng gondok itu, polisi rencananya akan melibatkan warga. Pembersihan dan pengurasan tersebut untuk memastikan ada tidaknya pelaku bersembunyi di tempat tersebut. Sebab, sampai saat ini masyarakat meyakini pelaku setelah melakukan aksinya di siang bolong lari ke rawa tersebut. Tapi, kemudian ia menghilang dan hingga sekarang belum diketahui keberadaannya.

“Saksi mata yang kita kumpulkan di lapangan menyakini pelaku masih berada di kawasan rawa tersebut. Karena itu, besok (hari ini-red) kita akan mengerahkan anggota dan warga setempat untuk membersihkan semua eceng gondok dan akan menguras air rawa tersebut,” kata Kapolres Aceh Barat, AKBP Andrianto Argamuda, melalui Kasat Reskrim, AKP Parmohonan Harahap, kepada Serambi, Kamis (19/11/2020).

Menurut keterangan saksi mata, sebutnya, pelaku tidak keluar dari rawa yang berukuran sekitar 20x30 meter tersebut. Sebab sesaat setelah kejadian hingga saat ini, warga terus menjaga sekeliling tempat itu.  Sehingga, mereka yakin pelaku masih ada di rawa yang dalamnya sekitar dua meter. “Sejak peristiwa perampokan itu, rawa ini terus diawasi 24 jam, sehingga tidak mungkin pelaku bisa lolos atau lari ke tempat lain,” jelas AKP Parmohonan Harahap.

Menurut Kasat Reskrim, pihaknya juga mengamankan baju dan cincin emas sekitar dua mayam yang ditemukan warga di jalan. Baju itu diduga kuat milik pelaku dan emas tersebut merupakan hasil rampokan di Toko Amin, Jalan Teuku Umar, Meulaboh.

Jika pelaku tenggelam di rawa tersebut, tambahnya, kemungkinan besar jasadnya akan ditemukan setelah pembersihan dilakukan. "Ada dan tidaknya pelaku di rawa itu, nanti kita akan kita lihat bersama setelah pembersihan dan pengurasan air di rawa yang diduga tempat pelaku menghilang," ungkap AKP Parmohonan Harahap.

Periksa sejumlah saksi

Untuk mengusut kasus tersebut, Kasat Reskrim Polres Aceh Barat, mengatakan, pihaknya mulai memeriksa sejumlah saksi yang melihat perampokan itu. Saksi yang diperiksa, sebutnya, antara lain pemilik toko emas dan pekerjanya yang melihat aksi perampokan, termasuk sejumlah warga yang menyaksikan pelaku saat melarikan diri. “Warga yang melihat langsung pelaku menghilang ke rawa di Desa Ujong Kalak, Kecamatan Johan Pahlawan, juga kita mintai keterangan,” ujar Parmohonan.

Untuk sementara, menurut Kasat Reskrim, semua keterangan saksi mengarah pelaku hilang di rawa tersebut. Ke depan, tambah Parmohonan, pihakny akan terus memintai keterangan saksi dan mencari pelaku hingga tertangkap. Pada Kamis (19/11/2020), polisi juga memeriksa saksi satu persatu secara bergantian.

Seperti diberitakan sebelumnya, perampokan terjadi pada salah satu toko emas di Jalan Teuku Umar, Meulaboh, Aceh Barat, Selasa (17/11/2020) siang sekitar pukul 12.30 WIB. Aksi Tersebut dilakukan pria bersebo seorang diri, dengan berbekal senjata tajam dan kunci L berbentuk linggis ukuran besar. Pelaku berhasil menggasak 30 mayam emas, dan kemudian ia menghilang di semak‑semak rawa dan hingga Kamis (19/11/2020) belum ditemukan.

Dari rekaman CCTV yang beredar terlihat, saat perampokan terjadi, di dalam toko itu terdapat tiga orang. Yaitu pemilik toko bernama Amin (57), seorang perempuan yang sedang melakukan transaksi, dan ayah si perempuan tersebut yang duduk di sudut pintu toko. Tiba‑tiba datang seorang pria bersebo memakai baju kemeja putih tak terkancing, lalu ia masuk ke dalam toko dengan melintasi pria yang sedang duduk tersebut.

Lalu, tanpa berbicara pria bersebo tersebut langsung memecahkan lemari kaca tempat perhiasan emas dipajang yang posisinya tak jauh dari lokasi berdirinya perempuan yang sedang melakukan transaksi jual beli emas tersebut. Peristiwa itu seketika membuat kaget orang‑orang yang ada di dalam dan di sekitar toko tersebut. Perempuan yang sedang bertransaksi seketika lari keluar.

Sementara pemilik toko spontan mengangkat kursi tempat duduknya sambil bergerak mundur kebelakang untuk menjaga jarak, dan kemudian melemparnya ke arah pelaku. Namun, sebelum kursi tersebut melayang, pelaku lebih dulu berhasil mengambil sejumlah perhiasan emas yang ada di dalam lemari kaca. Pelaku juga berhasil menghindar dari lemparan kursi dari pemilik toko yang mengarah ke tubuhnya. Setelah itu pelaku melarikan diri dari kejaran warga dan akhirnya menghilang di tengah rawa yang dipenuhi eceng gondok. (c45)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved