Ekspor Kopi Arabika Gayo Mulai Berjalan
Sebagian eksportir kopi arabika Gayo mulai melakukan pengiriman (ekspor) ke beberapa negara untuk memenuhi permintaan buyer (pembeli)
* Permintaan Belum Stabil
TAKENGON - Sebagian eksportir kopi arabika Gayo mulai melakukan pengiriman (ekspor) ke beberapa negara untuk memenuhi permintaan buyer (pembeli) seperti Amerika. Meski proses pengiriman perlahan mulai normal, tetapi permintaan dari negara-negara importir masih belum stabil.
Dampak pandemi Covid-19, sempat membuat permintaan kopi arabika Gayo anjlok yang berujung pada jatuhnya harga jual. Namun melihat perkembangan terakhir, ada beberapa eksportir yang sudah melakukan pengiriman sesuai dengan permintaan buyer. Salah satu Koperasi Ketiara yang telah melakukan pengiriman di bulan Nopember 2020.
Ketua Koperasi Ketiara, Rahmah kepada Serambi, Jumat (20/11/2020) menyebutkan, selama pandemi maupun sebelum pandemi Covid-19, Koperasi Ketiara tetap melakukan pengiriman hanya saja terjadi perbedaan permintaan. “Tentu sebelum pandemi, permintaan lumayan banyak. Tapi saat ada Covid-19, permintaan berkurang namun kami masih tetap melakukan pengiriman,” kata Rahmah.
Dia menyebutkan, dampak pandemi Covid-19, memberikan efek besar terhadap perdagangan kopi dunia, termasuk komoditi kopi arabika Gayo. Pasalnya, meski permintaan masih ada tetapi harga jual rendah. “Mudah mudahan kondisi bisa segera normal, sehingga permintaan maupun harga bisa kembali membaik,” harapnya.
Menurut Rahmah, terbatasnya permintaan buyer karena di beberapa negara tujuan ekspor masih banyak gerai, cafe cafe yang belum aktif karena covid-19. “Rata-rata buyer membeli kopi untuk dijual secara online karena masih banyak juga usaha mereka yang belum buka,“ tuturnya.(my)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/ketua-koperasi-ketiara-rahmah.jpg)