Update Corona di Pidie
Agar Lebih Efektif, Abusyik Segera Fungsikan Satgas Covid-19 yang Tersebar di 730 Gampong
Bupati Pidie, Roni Ahmad atau Abusyik segera membentuk dan memfungsikan kembali tim Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 di 730 gampong dalam 23 kecamatan..
Penulis: Idris Ismail | Editor: Jalimin
Laporan Idris Ismail I Pidie
SERAMBINEWS.COM, SIGLI - Bupati Pidie, Roni Ahmad atau Abusyik segera membentuk dan memfungsikan kembali tim Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 di 730 gampong dalam 23 kecamatan di kabupaten berjuluk Emping Melinjo itu.
"Berdasarkan perkembangan kondisi dan situasi saat ini, terutama dengan perubahan status tim gugus ke Satgas penanganan Covid-19 serta surat edaran Kementerian Dalam Negeri Nomor 440/5184/SJ maka kiranya diperlukan pembentukan dan fungsi Satgas Covid-19 ditingkat gampong sehingga pemutusan mata rantai virus ini bisa berjalan lebih efektif dan maksimal,"sebut Abuyik kepada Serambnews.comi, Selasa (24/11/2020) usai acara Rapat Koordinasi Satgas Penanganan Covid-19 di Oprioem Setdakab Pidie yang diselenggarakan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) kabupeten Pidie.
Hadir dalam acara tersebut, Kapolres Pidie AKPB Zulhir Destrian SIK MH, Kasdim 0102/Pidie Mayor Inf Musani SPd MM, Ketua Pengadilan Negeri Pidie Gembong P SH MHum, dan Ketua MPU Tgk H Ismi Ilot.
Menurut Abusyik dengan terbentukknya Satgas Covjd ditingkat Gampong maka dengan sendirinya pengawasan warga yang tersuspek virus ini lebih terpantau.
Terutama dengan tamu luar daerah yang kerap mengunjungi sanak sauadara dari luar daerah ke berbagai penjuru gampong di Kabupaten Pidie sebagaimana yang pernah dilakukan sejak awal Maret 2020 lalu hingga beberapa bulan.
Selain pembentukan Satgas Covid-19 ditingkat gampong, kata Abusyik, ada beberapa hal lain yang patut menjadi prioritas yaitu efektivitas fungsi satgas di tingkat kabupaten dengan pembagian tugas yang jelas.
Selanjutnya juga menyiapkam sarana dan prasaran dan kebijakan pendukung. Agar sekolah, fasilitas kesehatan, serta lanyanan publik lainnya dapat beroperasi dengan secara normal dengan penerapan Protkes secara ketat.
"Termasuk edukasi masyarakat dengan unit pendidikan, masjid, balai pengajian, serta layanan fasilitas kesehatan," jelasnya.
Ditambahkan Abusyik, peran besar para Satuan Kerja Perangkat Kabupaten (SKPK) agar tetap solid digarda terdepan dalam menempatkan pencengahan Covid-19 pada 2021 mendatang.
"Termasuk pemetaan pemangku kepentingan dan mitra guna mempercepat upaya pencegahan dan penanganan wabah virus ini," ungkapnya.(*)
Baca juga: Warga Lhokseumawe Terpapar Corona Capai 325 Orang, 14 Pasien Meninggal Dunia
Baca juga: Update Corona Hari Ini, Kasus Suspek Covid-19 di Lhokseumawe Bertambah 3 Orang, Totalnya 254 Orang
Baca juga: Dua Keluarga Ribut dan Tembak Kepala Tetangga hingga Tewas, Dipicu Anak Terlibat Cinta Sesama Jenis